Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Meski demikian, Kemenkeu belum memberikan konfirmasi resmi terkait isu keponakan Prabowo Thomas Djiwandono untuk menjadi Deputi Gubernur BI tersebut.
“Kami belum bisa menanggapi hal tersebut," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro kepada Media Indonesia, Senin (19/1).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengusulkan Thomas Djiwandono yang merupakan keponakannya, untuk mengisi jabatan Deputi Gubernur BI. Presiden bahkan telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna memproses pengusulan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan adanya pengajuan nama Thomas Djiwandono. Menurutnya, pengusulan tersebut berkaitan dengan pengunduran diri Juda Agung dari jabatan Deputi Gubernur BI.
“Salah satunya memang betul ada nama yang kami usulkan, yaitu Pak Wamenkeu Thomas Djiwandono,” kata Prasetyo secara terpisah.
Thomas A. M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, serta keponakan Presiden Prabowo Subianto. Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada periode 1993–1998.
Tommy menuntaskan pendidikan sarjana di bidang Studi Sejarah di Haverford College, Amerika Serikat, pada 1994. Selanjutnya, ia meraih gelar Master of Arts dalam bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University pada 2003.
Perjalanan karier profesional Thomas diawali di dunia jurnalistik sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993, sebelum bergabung dengan Indonesia Business Weekly pada tahun berikutnya.
Pada 2004, Thomas bergabung dengan Comexindo International dan dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Direktur Pengembangan Bisnis, Deputi chief executive officer (CEO), hingga menjabat sebagai CEO pada periode 2010–2024. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Deputi CEO Arsari Group sejak 2011 hingga 2024.
Di ranah politik, Thomas mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak 2008. Melalui Keputusan Presiden Nomor 45/M Tahun 2024, Presiden Joko Widodo melantik Thomas sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024. Ia kembali dipercaya menempati jabatan yang sama dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan dilantik pada 21 Oktober 2024. (H-3)
Bank Indonesia siapkan strategi atasi credit gap perbankan lewat insentif KLM Rp427,5 triliun dan penurunan BI-Rate untuk dorong kredit menganggur Rp2.506 T.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.
Penukaran uang baru BI 2026 tidak dapat diwakilkan. Simak syarat terbaru, jadwal periode 2, dan cara daftar di aplikasi PINTAR BI agar tidak kehabisan kuota.
Cek jadwal terbaru penukaran uang baru Jakarta 2026 via PINTAR BI. Lokasi di GBK Senayan, batas maksimal Rp5,3 juta. Daftar sebelum kuota habis!
Ingin sukses lakukan penukaran uang baru? Simak bocoran waktu terbaik buka PINTAR BI dan tips menembus antrean agar tidak terjebak System Busy atau waiting room PINTAR BI hari ini.
Pendaftaran penukaran uang baru PINTAR BI 2026 membeludak. Cek jadwal operasional wilayah Jawa dan Luar Jawa serta syarat penukaran uang Lebaran 2026 di sini.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada Thomas Djiwandono yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved