Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

BI Sulteng Siapkan Rp2,86 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026

M Taufan SP Bustan
25/2/2026 16:57
BI Sulteng Siapkan Rp2,86 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026
Ilustrasi warga menunjukkan uang hasil penukaran di Bank Indonesia.(Dok. Antara)

KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah (KPwBI Sulteng) menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.

Jumlah tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (Rp50 ribu – Rp100 ribu) senilai Rp2,58 triliun dan Uang Pecahan Kecil (Rp20 ribu) senilai Rp277,6 miliar. 

“Kami menilai ketersediaan ini cukup untuk memenuhi proyeksi kebutuhan masyarakat sebesar Rp1,76 triliun, meningkat 16 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala KPwBI Sulteng, Muhamad Irfan Sukarna di Palu, Rabu (25/2). 

Menurutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai dipengaruhi beberapa faktor, antara lain pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, dan pekerja swasta. 

Tradisi berbagi selama Ramadan, termasuk penyaluran bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat rentan.

Dan aktivitas ekonomi yang meningkat akibat mobilitas masyarakat dan potensi penambahan masa libur.

Oleh karena itu, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan uang Rupiah, KPwBI Sulteng telah menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. 

“Program ini berlangsung sejak 18 Februari 2026 dengan tema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah,” ungkap Irfan. 

SERAMBI tahun fokus pada tiga hal utama: Pertama menjaga ketersediaan uang Rupiah yang cukup, tepat waktu, dan layak edar. 

Kedua menyediakan layanan penukaran uang yang menjangkau masyarakat luas melalui perbankan.

Dan ketiga edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, termasuk mengenali uang asli, merawat Rupiah, dan belanja bijak.

Sementara itu, untuk meningkatkan layanan, KPwBI Sulteng menempuh beberapa langkah strategis.

Di antaranya, menambah 11 layanan kas keliling di Kota Palu dan Parigi Moutong. Layanan Peduli Mudik digelar di Terminal Tipo (9 Maret 2026) dan Pelabuhan Donggala (12 Maret 2026).

Memperkuat kerja sama dengan perbankan melalui 26 titik layanan penukaran Rupiah di Palu, Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk, hingga Pasangkayu. Terlibat 22 bank dengan total 52 frekuensi layanan, lebih dari dua kali lipat tahun sebelumnya.

Dan optimalisasi aplikasi PINTAR untuk memastikan proses penukaran tertib, merata, dan transparan.

Sepanjang pelaksanaan SERAMBI 2026 hingga akhir Februari, layanan diperkirakan dapat melayani sekitar 2.700 penukar. 

“Pendaftaran melalui PINTAR untuk periode 2–13 Maret 2026 dibuka mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kantor bank terdaftar maupun layanan kas keliling Bank Indonesia,” ungkap Irfan. 

KPwBI Sulteng juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa uang Rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang), berbelanja sesuai kebutuhan dan kemampuan, menukarkan uang melalui layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan agar terhindar dari biaya tambahan atau risiko uang palsu, dan merawat Rupiah sebagai alat pembayaran sah dan simbol kedaulatan negara.

“Dengan langkah ini, KPwBI Sulteng memastikan masyarakat dapat beribadah tenang dan tetap mendapatkan uang tunai yang cukup selama Ramadan dan Idul Fitri,” pungkas Irfan.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya