Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA mas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diproyeksikan akan bergerak stabil atau mengalami fluktuasi terbatas pada perdagangan Sabtu, 17 Januari 2026. Prediksi ini muncul setelah harga emas domestik mengakhiri tren kenaikan rekor tertingginya dengan koreksi sebesar Rp6.000 pada penutupan Jumat (16/1).
Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam saat ini berada di posisi Rp2.669.000 per gram. Penurunan ini dinilai sebagai fase teknis yang wajar setelah logam mulia mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High) di level Rp2.675.000 per gram pada pertengahan pekan lalu.
Pelemahan harga emas dipicu oleh penguatan indeks dolar AS setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi. Selain itu, nilai tukar rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar AS turut menjaga harga emas domestik tetap berada di level premium meskipun pasar global sedang terkoreksi.
Analis komoditas memperkirakan bahwa pada Sabtu besok, harga emas tidak akan banyak mengalami perubahan signifikan karena pasar spot global cenderung melambat menjelang libur akhir pekan. "Aksi profit taking adalah faktor utama. Jika tidak ada kejutan geopolitik baru malam ini, harga Antam Sabtu besok kemungkinan besar stagnan," ungkap laporan riset pasar.
| Ukuran | Estimasi Harga Dasar (Rp) |
|---|---|
| 0,5 Gram | 1.384.500 |
| 1 Gram | 2.669.000 |
| 5 Gram | 13.160.000 |
| 10 Gram | 26.240.000 |
| Harga Buyback | 2.515.000 |
Meskipun ada penurunan harian, secara mingguan tren harga emas masih menunjukkan penguatan signifikan akibat tensi geopolitik global yang belum mereda. Bagi investor jangka panjang, momentum koreksi ini sering kali dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi aset di harga yang sedikit lebih rendah.
Masyarakat disarankan untuk tetap memantau pembaruan harga resmi melalui situs Logam Mulia atau aplikasi resmi Antam pada Sabtu pagi pukul 08.30 WIB untuk mendapatkan kepastian harga transaksi terbaru.
(P-3)
PELUNCURAN NU Harvest Maslaha dan Sharia Global Services menandai fase baru keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) di arena ekonomi, tepat ketika NU memasuki usia satu abad.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Harga emas Antam hari ini, Kamis 26 Februari 2026, terpantau kembali mengalami kenaikan.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Harga emas Antam hari ini Rabu 25 Februari 2026 merosot tajam ke Rp3.023.000 per gram. Harga buyback juga turun Rp52.000. Simak rincian lengkapnya.
Harga emas UBS hari ini di Pegadaian naik menjadi Rp3.099.000 per gram, sementara Galeri 24 di Rp3.085.000 per gram. Simak daftar lengkapnya.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Harga emas Antam hari ini, Selasa (24/2/2026), pecah rekor meroket Rp40.000 menjadi Rp3.068.000 per gram. Simak rincian harga buyback dan pecahan emas lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved