Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Prabowo Tetapkan Setoran Danantara Rp800 Triliun per Tahun

Cahya Mulyana
11/3/2026 21:23
Prabowo Tetapkan Setoran Danantara Rp800 Triliun per Tahun
Gedung Danantara.(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan target kepada Danantara Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi minimal 50 miliar dolar AS atau Rp800 triliun kepada negara tiap tahun.

Dalam pidato peringatan satu tahun Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, Prabowo mengatakan target tersebut berasal dari perhitungan tingkat pengembalian aset atau return on assets (ROA) minimal sebesar 5% dari total aset yang dikelola Danantara.

Ia menyebut perusahaan yang baik dapat menyetor ROA minimal 10% per tahun. Sementara untuk Danantara, hanya ditargetkan 5% per tahun lantaran baru satu tahun bertugas untuk mengelola aset negara.

"Kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai. Kalau hanya 5% ROA, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar AS tiap tahun, Rp800 triliun," kata Prabowo.

Presiden menegaskan Danantara harus memiliki target jangka panjang untuk pengelolaan aset negara. Ke depannya, Danantara diharapkan mampu memberikan ROA 10% hingga 15% per tahun.

Namun demikian, Presiden tetap menyampaikan apresiasi atas kinerja Danantara pada tahun pertamanya. Ia juga mengingatkan bahwa Danantara masih akan menghadapi banyak tantangan ke depan.

"Saya ingatkan, sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5% minimal kembali ke negara. 50 miliar dolar AS minimal," imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.

Presiden mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi besar pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) apabila dikelola secara terintegrasi dan profesional.

Pembentukan Danantara dinilai sebagai langkah strategis untuk mengonsolidasikan berbagai aset negara agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya