Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bawa Kopdes Merah Putih Lebih Modern lewat Peran Gen Z

Naufal Zuhdi
24/11/2025 21:18
Bawa Kopdes Merah Putih Lebih Modern lewat Peran Gen Z
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono usai menjadi narasumber di acara "Indonesia Punya Kamu" di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin (24/11).(Dok. Humas Kementerian Koperasi)

MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan masa depan koperasi Indonesia berada di tangan Gen Z. Dirinya meyakini bahwa energi, kreativitas, dan keberanian generasi Gen Z akan menentukan arah pengembangan koperasi ke depan terutama dengan hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

"Melalui kemampuan digital marketing, koneksi bisnis online sampai inovasi produk dan layanan, Gen Z dapat membawa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melompat lebih cepat dan modern," kata Ferry saat menjadi narasumber di acara "Indonesia Punya Kamu" di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin (24/11). 

Ia menyampaikan, sekitar 80 ribu lebih Kopdes/Kel Merah Putih akan menciptakan ekosistem ekonomi yang baru dan kuat di Indonesia. Koperasi yang selama ini dianggap kecil dan diremehkan, akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar dan menjadi mesin pertumbuhan di Indonesia. 

Melalui Kopdes/Kel Merah Putih, lanjut Ferry, pemerintah ingin mengubah masyarakat desa menjadi subjek ekonomi. Kopdes/Kel Merah Putih akan berfungsi untuk menyalurkan kebutuhan warga, menjadi offtaker produk desa, menampung hasil panen dan ikut menyalurkan bantuan pemerintah. Ekosistem ini diharapkan menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama bagi anak muda yang menjadi penentu masa depan koperasi.

Menkop mengatakan dengan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih yang saat ini telah berjumlah lebih 82 ribu koperasi, hal tersebut akan menciptakan nilai tambah yang sangat luar biasa. Dengan adanya Kopdes/Kel Merah Putih, keanggotaan koperasi yang saat ini berjumlah 29 juta anggota koperasi akan terjadi peningkatan signifikan. Sebab, jika anggota tiap Kopdes/kel Merah Putih berjumlah 1.000 orang, akan bertambah setidaknya 80 juta partisipasi anggota masyarakat.

"Belum lagi ada akan ada 80 ribu gerai sembako, yang dikelola secara ritel modern yang dimiliki oleh koperasi. Akan ada 80 ribu lembaga keuangan mikro di desa dan kelurahan, ada 80 ribu klinik desa yang dilengkapi tenaga medis, 80 ribu warehouse. Ada  80 ribu truk kendaraan yang memperlancar distribusi barang milik desa," lanjutnya.

"Selama ini koperasi dianggap kecil. Sekarang kita buktikan, koperasi akan menjadi ekosistem bisnis yang kuat, seperti yagng diharapkan oleh Pendiri Republik, Bung Hatta. Kita harus bisa berdaulat di negeri sendiri," tambah Ferry.  

Karena itu, dirinya mendorong koperasi dan kampus masuk ke sektor produksi dengan mengambil peran sebagai produsen untuk menghasilkan produk-produk yang selama ini dihasilkan oleh industri dan nantinya dapat dijual melalui outlet di Kopdes/Kel Merah Putih. 

"Kami siap berkolaborasi dengan kampus dan daerah, termasuk Unair untuk membangun masa depan ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkeadilan," pungkasnya. (Fal/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya