Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANDINGAN antara generasi Z dan generasi orang tua kembali menjadi sorotan setelah sejumlah studi menunjukkan keunggulan intelektual tidak selalu berpihak pada generasi yang lebih muda. Meski tumbuh di era teknologi canggih, kemampuan kognitif Gen Z dalam beberapa aspek justru dinilai tidak lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Laporan dari Organisation for Economic Co-operation and Development melalui Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 mencatat adanya penurunan skor global dalam membaca, matematika, dan sains. Hasil ini menjadi indikator penting kemampuan akademik dasar di kalangan remaja mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.
Penurunan tersebut juga diperkuat data dari National Center for Education Statistics yang menunjukkan adanya stagnasi bahkan penurunan kemampuan literasi di sejumlah negara maju, terutama setelah pandemi. Gangguan pembelajaran selama periode tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif generasi muda.
Salah satu faktor utama yang disorot adalah perubahan cara generasi Z mengakses informasi. Paparan konten digital berformat pendek dan instan dinilai memengaruhi kemampuan konsentrasi dan pemrosesan informasi secara mendalam. Analisis dari American Psychological Association menyebut konsumsi konten cepat secara berlebihan dapat menurunkan rentang perhatian dan kemampuan berpikir kritis.
Selain itu, ketergantungan pada teknologi juga memainkan peran penting. Kemudahan akses terhadap mesin pencari dan kecerdasan buatan membuat sebagian individu lebih mengandalkan pencarian cepat dibandingkan pemahaman mendalam. Fenomena ini dikenal sebagai “outsourcing of cognition”, di mana fungsi berpikir sebagian dialihkan ke perangkat digital.
Namun, para ahli menekankan perbandingan lintas generasi tidak dapat disederhanakan hanya dari sisi akademik. Gen Z memiliki keunggulan dalam literasi digital, kemampuan multitasking, serta adaptasi terhadap teknologi yang jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Perubahan lingkungan belajar juga turut memengaruhi hasil tersebut. Metode pendidikan yang terus berkembang, ditambah distraksi dari media sosial, membuat pola belajar generasi muda berbeda secara fundamental.
Dengan demikian, pertanyaan siapa yang lebih unggul tidak memiliki jawaban tunggal. Gen Z mungkin menunjukkan penurunan dalam indikator akademik tertentu, tetapi juga menghadirkan bentuk kecerdasan baru yang relevan dengan tuntutan zaman. (OECD PISA 2022 Report/National Center for Education Statistics/American Psychological Association research on attention and digital behavior/Z-2)
peneliti di Swedia dan Republik Ceko pada 2023 menemukan faktor pemicu risiko demensia bahkan sebelum lahir
Pelajari intelegensi: definisi, pengukuran, dan faktor-faktor yang memengaruhi kecerdasan manusia. Temukan potensi diri Anda!
Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 3.000 remaja menunjukkan mereka yang tidur lebih awal dan lebih lama memiliki kemampuan mental yang lebih tajam dan skor kognitif yang lebih tinggi.
Penelitian dari MLU menemukan stimulasi listrik ringan melalui metode tDCS dapat memengaruhi kecepatan dan fleksibilitas seseorang dalam mengambil keputusan.
Mengapa Manusia Dikatakan Makhluk Paling Mulia. Temukan alasan manusia disebut makhluk paling mulia! Pelajari keistimewaan akal, budi, dan potensi spiritual yang membedakan kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved