Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Jadi Wadah Penjualan Produk Lokal

Naufal Zuhdi
28/1/2026 08:32
Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Jadi Wadah Penjualan Produk Lokal
Ilustrasi(Antara)

Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru. Seluruh potensi ekonomi desa akan diintegrasikan, dikelola secara profesional, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui Kopdes Merah Putih sebagai wadah usaha bersama masyarakat untuk kesejahteraan bersama. 

“Kopdes Merah Putih akan menjadi instrumen untuk menumbuhkan perputaran uang di desa, sehingga secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lebih tinggi lagi dan harapannya akan jadi ekosistem ekonomi yang baru,” kata Ferry dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (28/1).

Ferry menjelaskan bahwa pemerintah akan memastikan produk-produk yang dibuat masyarakat berdasarkan potensi sumber daya lokal masuk ke gerai-gerai Kopdes/Kel Merah Putih. Tidak hanya itu, dirinya juga akan memfasilitasi bantuan pembiayaan melalui LPDB Koperasi dan melakukan inkubasi terhadap produk-produk masyarakat desa dan kelurahan sehingga dapat berkembang lebih cepat. 

“Seperti yang diharapkan oleh Presiden, masyarakat sekarang tidak boleh lagi sekadar penerima manfaat, harus diubah menjadi pelaku ekonomi. Oleh karena itu dibentuk badan usaha yang tepat, yaitu koperasi. Karena itu, Presiden mengalokasikan supaya Kopdes dibantu pembangunan fisiknya, termasuk barang dagangannya dan kendaraan untuk memperlancar logistik di desa dan ke luar desa,” kata dia.

Ferry juga menyampaikan bahwa  dengan pengelolaan yang profesional, Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi daya tarik bagi kalangan milenial dan gen Z untuk terlibat dalam ekosistem Kopdes. Ia meyakini, kalangan milenial dan Gen Z sebagai generasi yang kreatif dapat memproduksi serta memasarkan produknya melalui Kopdes/Kel Merah Putih.

“Dekopin sebagai mitra agar dapat melihat potensi kalangan milenial dan gen Z terlibat dalam koperasi dan menjadi tempat mereka bekerja, termasuk pelaku usaha di Jambi dengan produk-produknya dapat menjualnya di gerai Kopdes Merah Putih,” kata Menkop.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya mengatakan sudah banyak Kopdes/Kel Merah Putih yang bisnisnya berjalan baik. 

“Kami sudah turun ke lapangan, Kopdes yang sudah berjalan luar biasa. Jual pupuk saja untung karena perkebunan sawit di Jambi luas, jual alsintan saja sudah untung, apalagi ditambah sembako dan produk lainnya,” ucapnya.

Ia mengakui kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih dengan produk-produk yang dijual dengan harga standar dan mudah terjangkau dapat menstabilkan harga. Terkendalinya harga ini diharapkan akan dapat mengawal ekonomi Indonesia dan mengendalikan inflasi daerah dan membantu inflasi secara nasional. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya