Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru. Seluruh potensi ekonomi desa akan diintegrasikan, dikelola secara profesional, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui Kopdes Merah Putih sebagai wadah usaha bersama masyarakat untuk kesejahteraan bersama.
“Kopdes Merah Putih akan menjadi instrumen untuk menumbuhkan perputaran uang di desa, sehingga secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lebih tinggi lagi dan harapannya akan jadi ekosistem ekonomi yang baru,” kata Ferry dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (28/1).
Ferry menjelaskan bahwa pemerintah akan memastikan produk-produk yang dibuat masyarakat berdasarkan potensi sumber daya lokal masuk ke gerai-gerai Kopdes/Kel Merah Putih. Tidak hanya itu, dirinya juga akan memfasilitasi bantuan pembiayaan melalui LPDB Koperasi dan melakukan inkubasi terhadap produk-produk masyarakat desa dan kelurahan sehingga dapat berkembang lebih cepat.
“Seperti yang diharapkan oleh Presiden, masyarakat sekarang tidak boleh lagi sekadar penerima manfaat, harus diubah menjadi pelaku ekonomi. Oleh karena itu dibentuk badan usaha yang tepat, yaitu koperasi. Karena itu, Presiden mengalokasikan supaya Kopdes dibantu pembangunan fisiknya, termasuk barang dagangannya dan kendaraan untuk memperlancar logistik di desa dan ke luar desa,” kata dia.
Ferry juga menyampaikan bahwa dengan pengelolaan yang profesional, Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi daya tarik bagi kalangan milenial dan gen Z untuk terlibat dalam ekosistem Kopdes. Ia meyakini, kalangan milenial dan Gen Z sebagai generasi yang kreatif dapat memproduksi serta memasarkan produknya melalui Kopdes/Kel Merah Putih.
“Dekopin sebagai mitra agar dapat melihat potensi kalangan milenial dan gen Z terlibat dalam koperasi dan menjadi tempat mereka bekerja, termasuk pelaku usaha di Jambi dengan produk-produknya dapat menjualnya di gerai Kopdes Merah Putih,” kata Menkop.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya mengatakan sudah banyak Kopdes/Kel Merah Putih yang bisnisnya berjalan baik.
“Kami sudah turun ke lapangan, Kopdes yang sudah berjalan luar biasa. Jual pupuk saja untung karena perkebunan sawit di Jambi luas, jual alsintan saja sudah untung, apalagi ditambah sembako dan produk lainnya,” ucapnya.
Ia mengakui kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih dengan produk-produk yang dijual dengan harga standar dan mudah terjangkau dapat menstabilkan harga. Terkendalinya harga ini diharapkan akan dapat mengawal ekonomi Indonesia dan mengendalikan inflasi daerah dan membantu inflasi secara nasional. (E-3)
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Tansformasi koperasi berbasis data yang dinamis dan real-time ini menjadi fondasi utama kerja Kementerian Koperasi ke depan.
Kopdes Merah Putih diharapkan menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama bagi anak muda yang menjadi penentu masa depan koperasi.
Pemerintah tengah menyiapkan sekitar 100 koperasi besar nasional untuk menjadi pembina atau kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kementerian Koperasi (Kemenkop) siap membuka peluang kemitraan kolaboratif atas dukungan dari berbagai organisasi koperasi internasional
Penguatan kewenangan Kemenkop, termasuk dalam aspek penegakan hukum, akan membuat pengelolaan dan pengawasan koperasi lebih aman dan terarah.
Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih di Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, menjadi tonggak penting dimulainya pembangunan ekonomi desa.
Menkop Ferry mencontohkan kiprah koperasi penyandang tunanetra yang memproduksi Al Qu'ran braille dan menyumbangkannya ke masjid.
Menkop mengajak kalangan ICMI untuk mengambil kesempatan dan memanfaatkan momentum ini untuk perkuatan ekonomi kerakyatan ke depan.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi langkah Mercedes-Benz Club Indonesia yang akan mendirikan koperasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved