Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Asosiasi Kopdes Merah Putih Se-Indonesia Dideklarasikan Perkuat Koperasi

Wisnu Arto Subari
26/1/2026 17:44
Asosiasi Kopdes Merah Putih Se-Indonesia Dideklarasikan Perkuat Koperasi
(MI/HO)

ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan dalam satu wadah nasional guna memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan dan fondasi pembangunan ekonomi nasional berbasis desa.

Ketua pelaksana Deklarasi, Namar Elsagaf, menyampaikan bahwa deklarasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal membangun kekuatan bersama koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. "Deklarasi ini adalah momentum menyatukan niat, harapan, dan komitmen koperasi desa agar memiliki posisi strategis dalam ekosistem ekonomi nasional," ujar Namar, dalam acara Deklarasi Asosiasi KDKMP Se-Indonesia, di Bekasi, Minggu (25/1/2026).

Ia menegaskan asosiasi dibentuk sebagai wadah koordinasi, konsolidasi, pengembangan kapasitas, serta kerja sama antarkoperasi untuk menghadirkan solusi ekonomi desa yang nyata dan berkelanjutan. "Kami ingin koperasi desa tumbuh kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat," katanya.

Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Se-Indonesia, Tri Wuryantoro, menyatakan bahwa asosiasi ini diharapkan menjadi rumah besar bagi seluruh Kopdes Merah Putih di Indonesia. Selain deklarasi, dilakukan penandatanganan kesepakatan dengan KSP Nasari agar menjadi salah satu upaya memperkuat konsolidasi, standarisasi tata kelola, dan memperluas kolaborasi strategis lintas sektor termasuk dengan pihak swasta agar dapat meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.

"Asosiasi ini kami bentuk sebagai wadah komunikasi dan sinergi antara koperasi desa dan kelurahan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi kerakyatan benar-benar berjalan di lapangan,” ujar Tri. "Tujuan kami jelas, menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat desa, termasuk menjembatani persoalan distribusi dan harga pasar," tambahnya.

Dukungan terhadap pembentukan asosiasi ini juga datang dari DPR. Anggota Komisi VI DPR, Nevi Juwirina, menilai keberadaan asosiasi nasional sangat penting karena Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah pusat. Ia mendorong pengurus asosiasi untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi agar arah kebijakan dan legalitas organisasi semakin kuat.

Dari sisi dukungan permodalan dan penguatan kapasitas, Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menegaskan komitmen jangka panjang pihaknya terhadap Kopdes Merah Putih. Ia menegaskan dukungan KSP Nasari meliputi pelatihan, pendampingan, peningkatan kapasitas pengurus, akses permodalan, serta perluasan pasar.

"Komitmen kami bersifat jangka panjang. Kami akan terus mendukung sampai koperasi desa benar-benar menjadi pilar ekonomi kerakyatan dan masyarakat desa semakin mandiri," tegas Frans yang juga sebagai Ketua Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI). (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya