Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono menyebut bahwa per April tahun ini kuota impor bawang putih yang masuk ke Indonesia baru sekitar 15%. Seperti diketahui, kuota impor bawang putih tahun ini ditetapkan sebanyak 645.025 ton.
"Saya belum update angka persisnya, tapi kalau April, sudah 4 bulan, mestinya yang masuk katakanlah sudah 30% , tapi kemarin yang masuk baru sekitar 15%. Jadi volume impornya belum mormal, sehingga kondisi pasokan di pasar berkurang, itu terlihat di Kramat Jati, tren harganya naik," ucapnya saat ditemui di Kantor Bapanas pada Kamis (18/4).
Kenaikan harga bawang putih, sambung dia, bukan disebabkan karena produksi di dalam negeri, namun lebih disebabkan karena distribusi ataupun penyebaran yang kurang merata dan juga sedikit dipengaruhi oleh pelemahan rupiah terhadap dollar.
Baca juga : Pemerintah Diminta Berlakukan Pos Tarif Untuk Impor Bawang Putih
"Tiongkok kan surplusnya banyak, artinya kan masalah ini aja, menurut saya lebih banyak maslah distribusinya. Sama kayak daging, daging bukan karena produksinya, tapi karena distribusinya, saya gak tau apakah karena keterbatasan channel distribusinya, atau transaksinya. Jadi, ya kan banyak faktor ya, pertama maslah rekomtek, kan banyak faktornya, termasuk juga nilai tukar, tapi kan nilai tukar baru 2 minggu terakhir, artinya mungkin itu berlaku pada yang akan datang, bisa jadi seperti itu," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi menyebut bahwa kenaikan harga bawang putih karena Indonesia mengikuti harga dari Tiongkok. Sebagai informasi, Arief mengungkapkan bahwa harga bawang putih yang diberikan Tiongkok adalah 1200-1205 USD per matrik ton.
"Bawang putih kan importasi ktia dari luar sekitar 550-630 ribu ton, sekitar segitu ya itu murni itu banyaknya dari impor. Pada saat seperti ini kita memang ikut harga Tiongkok, jadi begitu ikut harga Tiongkok ya ini prosesnya proses importasi ya sama lagi currency," pungkasnya. (Z-10)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved