Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH perencanaan dan tata kelola dinilai bakal menyulitkan upaya pengendalian harga bahan pangan yang akan dilakukan pemerintah. Lonjakan harga-harga diperkirakan akan tetap terjadi dan menambah kesusahan masyarakat sebagai konsumen.
Sebab, kenaikan harga bahan pangan selama Ramadan dan Lebaran merupakan fenomena musiman. Pengendalian akan semakin sulit karena sejumlah komoditas pangan membutuhkan waktu untuk diproduksi dan disalurkan ke pasar.
"Bahan-bahan yang sekarang ini bukan merupakan musim panen harganya akan tinggi. Tapi kalau panen memang akan agak terkendali. Misal, beras, kita ini kan baru masuk musim panen, harga mungkin akan sedikit turun, walau memang masih lebih tinggi dari Januari-Februari lalu," ujar Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad saat dihubungi, Kamis (7/3).
Baca juga : Jokowi Tekankan Pentingnya Menjaga Ketersediaan dan Kestabilan Harga Pangan
Salah satu komoditas pangan yang akan sulit dikendalikan kenaikan harganya ialah telur. Sebab produksi telur tak bisa dilakukan dengan cepat atau menggunakan opsi instan seperti mengimpor beras.
Kenaikan harga telur diperkirakan akan sulit ditekan. Harga komoditas itu diproyeksikan akan terus naik seiring dengan kenaikan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri 2024. "Telur ini kan masih ada yang Rp30 ribu per kg, ini kan tinggi sekali. Yang lain juga tampaknya memang akan sulit, karena sekarang ini musim hujan, itu akan berat untuk cabai," kata Tauhid.
Dia menilai, pemerintah telah gagal mengatasi persoalan harga dan ketersediaan pangan. Itu tercermin dari sengkarut harga beras yang dalam beberapa waktu terakhir cukup tinggi. Padahal di saat yang sama pengambil kebijakan juga menyadari adanya produksi beras yang berkurang akibat El Nino.
Baca juga : Jelang Ramadan, Pemprov DKI Diminta Waspadai Lonjakan Harga Pangan
"Memang pengendalian harga ini kurang terencana, kurang terkelola dengan baik. Katanya stok aman, tapi barangnya sulit diperoleh, sulit di pasar. Seharusnya kalau aman kan harga tidak setinggi ini. Jadi tidak terkontrol," tutur Tauhid.
"Pemerintah sendiri sebetulnya tahu produksi akan turun karena El Nino, musim panen yang mundur, tapi stok yang ada itu sangat kurang dan tidak diantisipasi dengan baik," lanjutnya.
Dus, kenaikan harga yang diperkirakan akan terus terjadi selama Ramadan dan Idulfitri itu akan memberi pengaruh pada kemampuan belanja masyarakat. Tauhid menilai, itu akan menekan pertumbuhan konsumsi rumah tangga meski terbilang minor.
Pasalnya, lapisan kelompok masyarakat bawah telah menerima banyak stimulus dari pemerintah berupa pangan hingga uang tunai. Karenanya, tekanan di konsumsi rumah tangga disebut akan terjadi meski tak signifikan menggerus daya beli secara keseluruhan.
"Jadi secara umum relatif turun tapi tidak terlalu drastis. Tekanan itu pasti ada karena memang ada ekspektasi inflasi juga, pedagang bisa dengan alasan macam-macam menaikan harga saat Ramadan dan Lebaran," kata Tauhid. (Mir/Z-7)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Film ini menawarkan premis unik tentang petualangan seorang anak bernama Pelangi di Planet Mars.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Khoiri menyebut saat ini terdapat sekitar 70 kapal yang terdaftar dan siap beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni.
Ied atau Eid? Temukan penjelasan mana yang benar berdasarkan kaidah Bahasa Arab, asal-usul kata, dan penggunaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved