Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah mengatakan, harga pangan yang mengalami kenaikan pada bulan Ramadan ini merupakan hal biasa dan sudah menjadi siklus tahunan.
Menurutnya, faktor penyebab utama kenaikan harga pangan di bulan Ramadhan ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari para konsumen yang dimanfaatkan oleh para pedagang.
"Harga pangan naik menjelang dan di bulan Ramadhan itu sudah biasa dan sudah siklus tahunan. Hal ini karena kenaikan permintaan yang dimanfaatkan oleh para pedagang," kata Piter kepada Media Indonesia, Jumat (24/3).
Baca juga: Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan
Piter mengatakan, lonjakan harga pangan tersebut akan mereda apabila kemudian pasokan barang mencukupi atau bahkan berlimpah. Namun, lanjut Piter, jika pasokan tersebut tidak mencukupi dikarenakan, misalnya ada gagal panen, maka harga akan terus meningkat hingga menjelang Lebaran.
"Tapi masyarakat tak perlu khawatir, biasanya pemerintah juga sudah mengantisipasi dengan menjaga ketersediaan pasokan barang-barang pangan," tuturnya. (Fik/Z-7)
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
HARGA ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, naik selama sepekan terakhir.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
Kemenkeu menyebut perekonomian Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tekanan. Hal itu dinilai menjadi dasar yang kuat bagi kinerja ekonomi ke depan.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved