Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan industri pariwisata semakin menunjukkan perbaikan. Itu ditandai dengan minat masyarakat untuk bepergian yang semakin meningkat.
"Pasca pandemi covid-19 ini, minat masyarakat untuk bepergian maupun berwisata ini sangat meningkat," ujar Sandiaga saat pembukaan pameran industri perhotelan di Jakarta, Rabu (15/3).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat penghunian kamar hotel sejak Januari hingga November 2022 mencapai 54,4%. Adapun jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang berkunjung ke Indonesia sejak Januari hingga Desember 2022 mencapai 5,47 juta orang.
Baca juga: Sanksi Tegas Menanti Wisman Pelanggar Aturan
Kemudian, berdasarkan rilisan Travel & Tourism Development Index 2022 oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 32 untuk negara yang paling banyak dikunjungi, naik 12 angka dari tahun sebelumnya. Indonesia juga berada di atas Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Menurut Sandiaga, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP), 8 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, dan 12 sustainable tourism projects.
Baca juga: Kuliner Khas Timur Tengah Lengkapi Bali sebagai Destinasi Wisata Boga
"Kita harapkan ini mampu menarik investasi," katanya.
Di 2023, Sandiaga menetapkan target untuk mendatangkan 7,4 juta turis asing. Sedangkan untuk wisatawan nusantara (wisnus) ditargetkan dapat mencapai 1,4 miliar pergerakan.
"Dari situ, nilai devisa yang kita targetkan adalah US$6 miliar (Rp92 triliun)," ucap politisi Gerindra itu.
Agar dapat mencapai target tersebut, Sandiaga pun mengajak seluruh pihak untuk fokus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan semangat 3G yakni Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Semua Potensi Online (Gaspol).
"Kami yakin, dalam memasuki tatanan ekonomi baru pascapandemi yang serba digital, kita bisa sama-sama mengatasi tantangan ancaman krisis ekonomi," tandasnya. (Ant/Z-11)
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1).
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved