Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) mengisyaratkan adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Hal itu seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat ketegangan antara Rusia-Ukraina.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyebut kenaikan harga minyak mentah dunia yang menembus US$100 per barel, menekan kinerja keuangan hilir perseroan.
"Pertamina terus melakukan kajian dan evaluasi. Serta, berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait rencana penyesuaian harga jual eceran BBM nonsubsidi," ujar Fajriyah kepada Media Indonesia, Kamis (24/2).
Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Harga Minyak Dunia Tembus US$100/Barel
Adapun penyesuaian tarif BBM, lanjut dia, akan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar.
Selain itu, Pertamina juga memastikan stok BBM di dalam negeri dalam kondisi aman. Perseroan memiliki sumber pasokan minyak dan LPG yang fleksibel. Dalam hal ini, bisa ditopang dari pasokan domestik maupun dari negara lainnya.
Baca juga: Dampak Konflik Rusia-Ukraina pada IHSG Hanya Sementara
"Mekanisme pengadaan pun berbasis long term, serta penyesuaian short term. Baik untuk minyak mentah maupun produk BBM dan LPG. Ini dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan yang matang," imbuh Fajriyah.
Lebih lanjut, dia menjelaskan sebagian kebutuhan minyak mentah di dalam negeri disuplai melalui portfolio Pertamina, yaitu dari Subholding Upstream dan juga produksi dalam negeri. Perseroan juga terus memantau kondisi global, khususnya terkait suplai minyak akibat dinamika politik Rusia-Ukraina.(OL-11)
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved