Senin 18 Oktober 2021, 14:29 WIB

Pertamina Beri Sanksi 91 SPBU yang Menyeleweng

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Pertamina Beri Sanksi 91 SPBU yang Menyeleweng

Antara
Ilustrasi

 

PERTAMINA Patra Niaga memberikan sanksi tegas kepada puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang didapati lakukan penyelewengan alias melanggar ketentuan berlaku.

“Hingga Oktober, terdapat 91 SPBU yang tersebar diseluruh Indonesia yang telah diberikan sanksi berupa penghentian suplai atau penutupan sementara," kata Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam rilisnya, Senin (18/10).

Sanksi lainnya juga diberikan seperti penggantian selisih harga jual Solar Subsidi akibat melakukan penyaluran yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Penyelewengan yang dilakukan SPBU itu, lanjut Irto, adalah traksaksi yang tidak wajar, pengisian jeriken tanpa surat rekomendasi, dan pengisian ke kendaraan modifikasi.

Pertamina Patra Niaga pun mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke aparat jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan.

Baca juga : Kekebalan Komunal Dorong Ekonomi Tumbuh Tinggi

Irto menambahkan, Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi intens dengan aparat untuk kembali menindak tegas penyimpangan penyaluran solar yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Di satu sisi, Pertamina Patra Niaga memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi dibeberapa wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi secara signifikan seperti Sumatera Barat sebesar 10%, Riau 15%, dan Sumatera Utara 3.5%.

Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga memastikan kecukupan dan distribusi solar subsidi, mengoptimalkan produksi kilang, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran.

”Saat ini Pertamina Patra Niaga terus melakukan penghitungan proyeksi kebutuhan solar subsidi. Untuk stok dan penyaluran BBM non subsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman," jelas Irto. (OL-2)

 

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Turki Berminat Pasarkan Specialty Kopi, Herbal dan Buah-buahan Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 10:27 WIB
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan potensi komoditas pertanian sangat bervariasi dan berpeluang besar untuk...
dok.ant

Dolar AS Naik Tipis Usai Dihajar Omicron

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 06:50 WIB
KURS Dolar AS pulih dari kerugian sesi sebelumnya pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (2/12), setelah laporan varian baru virus...
dok.tangkapan layar

KBRI Bratislava: Peluang Bisnis Pengusaha Indonesia dan Slovakia Terbuka Luas

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 06:40 WIB
PEMERINTAH Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Slowakia membuka peluang pasar seluas-luasnya bagi pelaku usaha...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya