Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI melonjak tajam pada akhir pekan lalu, harga emas berjangka di akhir perdagangan Senin (1/6) atau Selasa (2/6) pagi WIB turun tipis. Hal ini berbarengan dengan data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Namun penurunan emas tertahan di tengah meningkatnya gesekan antara Washington dan Beijing, protes di Amerika Serikat atas rasisme, serta pelemahan greenback.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah tipis 1,4 dolar AS atau 0,08%, menjadi ditutup pada 1.750,3 dolar AS per ounce.
Emas berjangka sempat melambung 23,4 dolar AS atau 1,35% menjadi 1.751,7 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Jumat (29/5). Emas berjangka masih membukukan keuntungan sebesar 3,4% selama Mei.
Indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) naik menjadi 43,1% pada Mei dari level terendah 11-tahun 41,5% pada April.
Baca juga: Harga Emas Naik Setelah Terkoreksi Tiga Hari Berurut-Turut
Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan pengeluaran untuk proyek konstruksi AS turun lebih kecil dari yang diperkirakan 2,9% pada April.
Kenaikan umum pasar saham di seluruh dunia juga mengurangi daya tarik emas.
"Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa kesepakatan perdagangan Fase Satu AS-Tiongkok akan segera dibatalkan," kata analis pasar senior di broker OANDA, Edward Moya.
Ia menambahkan, protes jalanan yang meluas di Amerika Serikat telah meningkatkan kekhawatiran gelombang lain kasus virus korona.
Tiongkok telah mengatakan untuk menghentikan pembelian produk pertanian utama AS, setelah Washington mengatakan akan menghilangkan perlakuan khusus untuk Hong Kong.
Sementara itu di Amerika Serikat, pasukan Garda Nasional dikerahkan di 15 negara bagian dan Washington D.C. dalam upaya untuk memadamkan protes atas kematian seorang pria kulit hitam tak bersenjata oleh petugas polisi.
Dolar jatuh ke level terendah sejak pertengahan Maret, hal ini mendukung harga emas.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 32,8 sen atau 1,77%, menjadi ditutup pada 18,827 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 26,5 dolar AS atau 3,03%, menjadi menetap pada 901,1 dolar AS per ounce.(OL-5)
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Harga emas Antam hari ini, Rabu (18/2/2026), turun Rp15.000 menjadi Rp2.878.000 per gram. Simak daftar harga lengkap dan harga buyback terbaru di sini.
Harga emas hari ini di Pegadaian terpantau variatif. Emas UBS dibanderol Rp2,958 juta per gram dan Galeri 24 seharga Rp2,943 juta per gram. Cek detailnya!
Harga emas Antam hari ini Selasa (17/2) merosot ke level Rp2,918 juta per gram. Simak rincian harga buyback dan daftar harga emas batangan lengkap di sini.
Harga emas UBS hari ini Rp2,988 juta per gram dan Galeri 24 Rp2,971 juta per gram di Pegadaian. Simak rincian harga lengkapnya di sini.
Update harga emas Antam hari ini Senin 16 Februari 2026. Harga 1 gram mencapai Rp2.954.000. Simak rincian harga buyback dan analisis pasar global di sini.
Harga emas Antam hari ini Minggu 15 Februari 2026 stagnan di Rp2.954.000 per gram. Cek rincian harga buyback dan analisis pasar terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved