Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Akhiri Eskalasi Ketegangan

20/4/2024 05:00

KETEGANGAN di kawasan Timur Tengah meningkat seiring dengan meluasnya konflik yang dipicu Israel. Mulai dari aksi genosida di wilayah Gaza, Palestina, hingga yang terbaru konflik negeri zionis tersebut dengan Iran.

Memanas dan meluasnya konflik itu telah membuat komunitas internasional makin cemas dengan perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Bahkan ketegangan tersebut sempat dikhawatirkan akan memicu perang dalam skala global. Perhatian dunia internasional kini terfokus pada tekanan untuk meredam aksi saling serang Iran-Israel.

Kemarin, Israel disebut telah melakukan serangan ke wilayah Iran. Seorang pejabat Washington menyebut ini merupakan balas dendam Tel Aviv atas serangan Teheran ke wilayah Israel pada Sabtu (13/4) lalu. Namun, pejabat Teheran mengatakan bahwa negaranya tidak akan melakukan serangan balik.

Iran memastikan tidak ada serangan eksternal ke wilayah mereka meski ada laporan terkait dengan serangan Israel di Isfahan. Pihak Iran menegaskan tidak akan melakukan balasan, pasalnya aksi militer Israel lebih mengarah ke infiltrasi dan telah mampu dilumpuhkan.

Situasi tersebut ibarat bom waktu. Namanya bom waktu, bisa meletup kapan saja. Kini dunia cemas efek domino dari ketegangan di kawasan itu bakal menjalar dan meluas hingga meruntuhkan tatanan ekonomi negara-negara di dunia.

Bahaya terbesar jika terjadi perang Israel-Iran ialah terganggunya perekonomian dunia yang sensitif terhadap pergerakan harga minyak. Apalagi, tersebab perang tersebut, Iran bisa saja memblokade atau mengganggu jalur minyak global, khususnya Selat Hormuz.

Respons negatif pasar pun ditunjukkan langsung dengan rontoknya sejumlah bursa saham di Asia, sejurus setelah ramainya pemberitaan serangan balasan pasukan Israel ke pangkalan militer Iran, kemarin. Nilai tukar mata uang negara-negara Asia terhadap dolar AS juga berguguran.

Kabar perang juga memicu kekhawatiran bahwa pasokan minyak Timur Tengah dapat terganggu sehingga membuat harga minyak dunia melejit. Kekhawatiran itu beralasan karena Timur Tengah menyumbang sekitar sepertiga pasokan minyak mentah global.

Jika harga energi yang lebih tinggi bertahan, itu akan makin meningkatkan risiko bagi perekonomian global. Ekonomi dunia yang belum benar-benar pulih akibat dampak covid-19, ditambah efek dari konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang belum mereda, dipastikan bakal kian porak-poranda jika perseteruan Iran-Israel terus membesar.

Untuk itulah, menjadi keniscayaan bagi komunitas internasional untuk mengerahkan segala upaya meredam konflik di Timur Tengah agar tidak berkepanjangan. Jika dibiarkan berlarut, kekhawatiran sejumlah pihak bahwa ketegangan di Timur Tengah itu bisa mengarah pada terjadinya Perang Dunia III, barangkali tak berlebihan.

Mesti ada tekanan diplomatik terhadap Israel untuk menghentikan aksi genosida di Palestina. Apalagi Iran telah menegaskan bahwa ketegangan akan berakhir jika Israel mundur dari Paletsina.

Pemerintah Indonesia dituntut aktif untuk terlibat dalam diplomasi guna deeskalasi konflik tersebut. Indonesia harus turun tangan untuk mendorong PBB mengeluarkan resolusi agar semua pihak menghentikan serangan, terutama serangan Israel ke Gaza.

Dewan Keamanan PBB juga mesti didesak lebih keras untuk mencegah eskalasi konflik Timur Tengah berlanjut. Sebelum ketegangan keburu meluas dan berimbas pada ketidakpastian politik dan ekonomi global, Indonesia harus bersuara lebih lantang agar PBB bekerja lebih keras meredam gejolak baru yang bakal timbul.



Berita Lainnya
  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.