Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Jangan Berhenti Kawal Harga Pangan

27/3/2024 21:00

URUSAN pangan ialah urusan mendasar. Tapi, justru di soal mendasar itu negeri ini kerap kedodoran. Bahkan, sudah berbulan-bulan harga pangan tetap tidak terkendali. Perhelatan politik pemilu membuat fokus penanganan dan stabilisasi harga pangan terpecah.

Apalagi, kementerian yang mengurus soal harga pangan, yakni Kementerian Perdagangan, dipimpin oleh ketua umum partai politik. Urusan parpol tidak mungkin ditinggalkan demi mengurusi tugas jabatan saja.

Maka, residu dari gagal fokus mengurusi harga bahan pokok strategis itu dirasakan hingga kini. Apa yang disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bahwa stok pangan mencukupi, tidak sejurus dengan kenyataan di lapangan. Apalagi bila bicara harga pangan yang masih stabil tinggi, Mendag terkesan kerap menyampaikan jawaban berkelit.

Saat mendatangi Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (26/3), lalu, misalnya, Zulhas menyebut ia senang mendapati stok pangan yang mencukupi serta harga sejumlah komoditas yang mulai turun. Namun Mendag tidak berani menggaransi bahwa harga pangan tidak akan naik menjelang Lebaran.

Pernyataan itu sungguh aneh jika benar keluar dari pejabat negara yang mengurusi persoalan distribusi pangan. Zulhas seakan hendak menyatakan pemerintah off dulu untuk menjamin stabilitas harga di kala jelang Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah seakan takluk menghadapi hukum pasar jelang Lebaran.

Padahal, beberapa tahun yang lalu, di era Mendag sebelum Zulhas, koordinasi dan pengawasan antarlini sukses membuat harga pangan stabil saat Ramadan maupun menjelang Lebaran. Itu artinya, pernah ada kisah sukses pengendalian harga pangan yang mestinya menjadi benchmark bagi pemerintah saat ini.

Sudah bukan keanehan bila kebutuhan pangan dan barang meningkat pesat di saat-saat tertentu. Akan tetapi, itu bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Pemerintah dengan semua perangkat, aparat, dan anggaran, semestinya sudah bisa memprediksi peningkatan kebutuhan tersebut dari jauh-jauh hari.

Prediksi itulah yang kemudian dapat menjadi modal bagi pemerintah untuk mengantisipasi dan mempersiapkan suplai barang untuk memenuhi kebutuhan. Kalau tidak dipersiapkan, sudah pasti jumlah barang yang tersedia akan kurang dari kebutuhan. Ujung-ujungnya adalah harga barang akan naik lagi.

Anehnya, kali ini pemerintah menjamin stok suplai barang cukup, tetapi justru mengaku tidak mampu menjamin stabilitas harga. Pernyataan Mendag tentu memunculkan psikologi publik untuk melakukan panic buying. Sebab, pernyataan itu seakan menjadi komando untuk segera membeli barang-barang saat ini, yaitu sebelum harga naik dan tidak bisa dikontrol oleh pemerintah.

Sebagai politikus kawakan, Zulhas adalah orang yang berpengalaman dan khatam akan komunikasi publik. Ia pun pasti paham, pemerintah selaku pemimpin negara dibekali kewenangan yang tidak main-main. Mereka bisa membuat, menerapkan, dan menilai pelaksanaan peraturan. Karena itu menjadi aneh melihat ia malah memunculkan kepanikan.

Ingat, rakyat butuh pemerintah yang selalu hadir serta berpihak kepada rakyat. Pemerintah yang mampu memberi rasa aman, kenyamanan, dan kepastian bagi publik. Bukan pemerintah yang justru membuat panik dan memunculkan keresahan.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.