Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Reformasi Pemberantasan Korupsi

07/2/2023 05:00
Reformasi Pemberantasan Korupsi
Ilustrasi MI(MI/Seno)

IHWAL pemberantasan korupsi di negeri ini selalu dilabeli sebagai pekerjaan luar biasa, tetapi hasilnya justru menunjukkan kemunduran. Lebih dari dua dekade sejak reformasi, tingkat korupsi di negeri ini seolah tidak beranjak dari masa kelam Orde Baru.

Indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia terjun empat poin dari 38 pada tahun lalu, menjadi 34 pada tahun ini. Penurunan terburuk IPK Indonesia terjadi sejak masa reformasi. Bukan sesuatu yang membanggakan karena IPK merupakan rujukan penilaian tingkat korupsi di sebuah negara.

Dengan indikator itu, artinya praktik korupsi di negara kita masih begitu besar. Itu tentu menjadi pekerjaan rumah bersama bagaimana IPK bisa terus ditingkatkan. Padahal, rupa-rupa kebijakan pemberantasan korupsi sudah dibuat, baik itu di sisi pencegahan maupun penindakan.

Agenda reformasi birokrasi terus berlanjut, deregulasi aturan masif dilakukan. Begitu juga pembenahan sistem, seperti one stop service, pajak online, e-budgeting, dan e-purchasing, telah menjadi bagian integral birokrasi untuk mengurangi tindakan penyimpangan, penyelewengan, dan korupsi.

Langkah masif penindakan juga tidak pernah absen. Pada tahun lalu, banyak sekali pejabat yang berkuasa yang terkena operasi tangkap tangan (OTT). Tidak kurang dari 10 pejabat negara ditangkap tangan oleh KPK.

Namun, ternyata, berbagai upaya untuk memberantas kejahatan luar biasa tersebut tidak mampu membuat tingkat korupsi di Indonesia membaik. Serasa ada yang salah dalam penerapannya, seolah teori dan praktiknya tidak berkorelasi positif.

Transparency International yang mengeluarkan peringkat IPK tersebut menyoroti makin masifnya korupsi politik dan konflik kepentingan antara kebijakan dan iklim bisnis di negeri ini. Pejabat publik ikut menentukan bisnis, memiliki perusahaan, serta melindungi bisnis saudara dan kroni mereka.

Kondisi itu mengingatkan pada praktik korupsi di masa Orde Baru. Korupsi yang identik dengan praktik nepotisme. Persekongkolan korupsi politik penguasa bersama dengan keluarga dan kroni-kroni mereka. Salah satu prakondisi yang membuat meletusnya reformasi di negeri ini.

Sebuah kemunduran yang harus segera disikapi serius. Jangan sampai bangsa ini terus-menerus terjebak dalam kubangan korupsi tanpa mampu bangkit. Jika korupsi masih mengalir dalam setiap nadi kehidupan bangsa ini, niscaya Indonesia tidak akan beranjak menjadi negeri yang maju dan sejahtera.

Presiden Joko Widodo telah memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Ketua KPK Firli Bahuri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin guna membahas perihal anjloknya IPK Indonesia.

Dibutuhkan evaluasi total dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Reformasi metode dan pendekatan mutlak dilakukan. Jika pembenahan sistem masih terasa majal, pendekatan budaya juga menjadi keniscayaan.

Sikap antikorupsi harus membudaya di tengah masyarakat. Sebaik apa pun sistem, celah untuk mengakalinya selalu ada. Menanamkan nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan sama krusialnya dengan penindakan dan pembangunan sistem yang transparan demi membuat perilaku korupsi enyah dari bumi Nusantara.

Pemberantasan korupsi tidak cukup dengan satu komitmen saja. Komitmen itu harus diterjemahkan ke strategi pengurangan korupsi yang komprehensif. Upaya pencegahan korupsi dapat dilakukan secara preventif, terdeteksi, dan memberikan efek jera.



Berita Lainnya
  • Mengawal Fajar Baru Perlindungan Anak

    28/3/2026 05:00

    MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.

  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.