Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ATMOSFER pesta demokrasi mulai terasa seiring makin intensifnya pertemuan sejumlah tokoh politik. Suasana memang masih cair, kompetisi belumlah terasa, sebentar lagi bisa menghangat. Iklim politik yang teduh menuju Pemilu 2024 mesti terus dirawat.
Politik yang teduh itu bisa dibangun karena para elite sepakat untuk membangun narasi kebangsaan, narasi untuk saling menguatkan dan meneguhkan. Jika kesejukan politik mampu dipelihara hingga 2024, kualitas demokrasi di negeri ini bakal naik kelas. Demokrasi yang mengedepankan substansi bukan lagi mengagungkan prosedural.
Narasi kebangsaan itulah yang mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Pertemuan yang patut diapresiasi sebagai contoh apik dari para elite yang tetap menjaga persaudaraan dalam perbedaan demi keutuhan bangsa dan negara.
Menjadi yang pertama dalam rangkaian safari politik Puan, Surya memberikan penyambutan yang hangat. Disebutkan bukan sekadar pertemuan antara dua partai politik, terselip juga nuansa kekeluargaan yang menyejukkan dalam silaturahim itu.
Kedua belah pihak tidak terbatas berbicara hal-hal kekinian, tetapi juga menyangkut kemaslahatan yang lebih luas dalam perspektif, mengelola perjalanan kehidupan kebangsaan ke depan.
Ketika suasana yang teduh terbangun dalam pertemuan itu, kesejukan atmosfer politik menuju 2024 semakin menyejukkan. Bukankah panas-dingin pesta demokrasi ditentukan bagaimana para elite politik membawa diri yang akan diikuti para pendukung dan pengikut mereka?
Rakyat tentu akan sangat bersyukur ketika melihat partai politik di negeri ini mulai beranjak dewasa dan matang. Tidak lagi saling serang menihilkan nilai-nilai kebangsaan.
Elite partai sudah bisa dan terbiasa duduk bersama membicarakan kepentingan bangsa. Mereka juga bisa dan akan terbiasa untuk bertanding atau bersanding dalam politik.
Embrio kesejukan semacam itulah yang juga didambakan publik menuju pesta demokrasi 2024. Hanya dengan elite yang matang berpolitik, upaya-upaya menyesaki pemilu dengan politik identitas, SARA dan politik bernuansa kebencian bisa dicegah.
Komunikasi harmonis antara partai politik ini juga menegaskan bahwa demokrasi bangsa ini berada pada jalur yang benar. Parpol kini melakukan penjajakan koalisi sejak jauh hari, yang artinya tidak lagi di menit akhir pendaftaran yang kental nuansa transaksional pembagian kekuasaan.
Koalisi ialah keharusan, bahkan bagi PDIP yang mampu mengusung kandidat capres/cawapres sendirian. Koalisi sejatinya tidak hanya terkait dengan pencalonan, tetapi jauh lebih penting lagi ialah komitmen bersama menghadirkan kesejahteraan untuk rakyat.
Kali ini, dua tahun menuju suksesi nasional, partai politik sudah secara terbuka membicarakan koalisi. Bukan sekadar bicara, melainkan melakukan penjajakan melalui silaturahim politik. Tidak lagi tabu dengan upaya menggalang koalisi sejak dini.
Penjajakan koalisi kini menjadi hal lumrah. Apakah nantinya sepakat untuk bersanding atau nantinya bertanding dalam Pemilu 2024 biarkanlah menjadi proses politik yang alami terjadi.
Perjumpaan elite politik saat ini memberikan contoh nyata mereka terus bersaing dalam harmoni. Sekalipun mereka bertanding atau bersanding dalam Pemilu 2024, semata-mata dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara.
WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.
KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.
BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.
PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved