Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Babak Baru Omikron

29/12/2021 05:00
Babak Baru Omikron
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

 

SERUPA dengan covid-19 varian awal, masuknya varian omikron memang tidak terhindarkan. Hal ini merupakan kenyataan sederhana karena memang faktanya, hingga kini, hanya 12 negara di dunia yang dinyatakan belum terinfeksi korona. Semuanya ialah negara terpencil, baik karena lokasi maupun karena kebijakannya menutup diri, seperti Korea Utara.

Sementara itu, negara lain tidak peduli tingkat ekonomi bahkan masuk kategori failed state sekalipun, semua tidak terhindar dari covid-19. Ketika muncul varian dengan daya tular lima kali lebih cepat, kita hanya menunggu waktu sampai omikron menyebar meluas di dalam negeri.

Namun, transmisi lokal yang telah terjadi di Indonesia tidak bisa dimaklumi begitu saja. Terlebih, berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan, kemarin, terdeteksinya kasus itu bukan dari hasil tracing.

Kasus transmisi lokal yang disebut sebagai kasus pertama itu diketahui setelah yang bersangkutan melakukan tes antigen untuk syarat perjalanan udara. Bukan hasil kegiatan lacak dan tes yang dilakukan pemerintah.

Tambahan satu pasien transmisi lokal itu membuat total kasus terkonfirmasi omikron di Indonesia sudah 47 kasus sejak pertama kali dilaporkan pada 16 Desember. Sebanyak 45 kasus merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

Setelah resmi ada penularan lokal omikron, kiranya pemerintah secara serius melakukan pembatasan lebih ketat lagi agar tidak semakin menyebar luas. Paling penting lagi ialah kegiatan tes dan lacak dilakukan lebih maksimal, jangan kasih kendur. Jangan tunggu ada kasus penularan lokal baru tergopoh-gopoh melakukan kegiatan tes dan lacak.

Para ahli sejak jauh hari sudah mengingatkan kemungkinan omikron masuk Indonesia. Namun, antisipasi yang dilakukan selalu terlambat. Pelajaran dari masuknya korona awal, bahkan dari masuknya varian delta, nyatanya tidak membuat bangsa ini berbenah.

Memang fakta menunjukkan tingkat keparahan omikron tidak seganas delta. Itu pula sebabnya tingkat kematian akibat varian omikron di berbagai negara relatif kecil. Meski begitu, pemerintah tidak boleh lengah.

Kematian di Amerika Serikat dan Australia terjadi pada penderita yang berusia lanjut dan ada pula pasien yang belum divaksin. Fakta itu ialah peringatan bagi Indonesia yang cakupan vaksin pada lansia baru mencapai sekitar 43% dan vaksinasi dosis pertama baru mencapai 75,38%.

Cakupan vaksinasi itu menunjukkan masih besarnya jumlah penduduk yang rentan akan simptom berat. Simptom berat sama artinya dengan perawatan di rumah sakit. Jika itu yang terjadi, ancaman penuhnya fasilitas kesehatan tetap ada.

Eloknya, mulai sekarang pemerintah memastikan kesiapan fasilitas kesehatan. Mulai pelayanan kesehatan primer seperti puskesmas hingga rumah sakit. Persiapkan juga tenaga kesehatan, ruang rawat, obat, oksigen, alat kesehatan, sistem informasi, serta sistem rujukan. Jangan sampai fasilitas kesehatan kolaps.

Pengalaman yang terjadi pada Mei–Juni lalu harus menjadi pelajaran berharga. Ketika itu, tsunami kasus covid-19 tidak saja berakibat pada orang yang terjangkit, tetapi semua orang yang membutuhkan perawatan rumah sakit. Begitu banyak orang tidak mendapat akses perawatan hingga akhirnya kehilangan nyawa.

Kondisi itu tidak boleh terulang. Kita mengapresiasi pemerintah yang telah memperpanjang lagi karantina pelaku perjalanan dari luar negeri menjadi 14 hari. Namun, itu saja belum cukup. Pemerintah harus meningkatkan berkali lipat testing random di berbagai kelompok masyarakat. Pemerintah juga harus memperketat prokes, khususnya di tempat publik, dan aturan perjalanan di dalam negeri.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.