Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kebakaran Kilang yang Mencurigakan

15/11/2021 05:00
Kebakaran Kilang yang Mencurigakan
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

KEBAKARAN di kilang minyak PT Pertamina lagi-lagi terjadi dan kali ini kembali melanda Kilang Cilacap, Jawa Tengah. Insiden yang terus berulang kian menegaskan bahwa ada yang salah dalam pengelolaan fasilitas strategis tersebut.

Kebakaran yang melanda Kilang Cilacap terjadi pada Sabtu (13/11). Api melahap salah satu tangki penampung BBM jenis pertalite dan berkobar selama 12 jam sebelum bisa dipadamkan secara total, kemarin pagi.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Sejumlah warga di sekitar kilang memang sempat mengungsi, tetapi tidaklah lama untuk kemudian kembali lagi ke rumah masing-masing. Insiden yang terjadi juga tak mengganggu pasokan BBM.

Kita berterima kasih atas kegigihan petugas pemadam kebakaran yang tidak butuh waktu terlalu lama untuk menjinakkan api. Keberhasilan mereka melokalisasi api sehingga tak menjamah tangki-tangki lain juga patut diapresiasi.

Namun, bukan berarti semua keberhasilan itu boleh dijadikan permakluman atas apa yang terjadi. Meski tak ada korban, kendati terbilang cepat dapat dipadamkan, kebakaran kali ini tetaplah persoalan serius, bahkan sangat serius.

Kilang pengolahan minyak dan gas ialah objek vital negara. Ia harus dijaga ketat dari segala bentuk ancaman baik dari luar maupun dari dalam. Kebakaran ialah salah satu wujud ancaman itu, tapi sayangnya Pertamina sebagai pengelola kerap kebobolan.

Bukan kali ini saja Pertamina gagal mengantisipasi dan menangkal ancaman kebakaran. Sejak 2007, setidaknya 14 kali baik kilang maupun depot penyimpanan BBM milik mereka diamuk api. Jika boleh dirata-rata, berarti saban tahun terjadi sekali kebakaran. Dari jumlah itu, Kilang Cilacap paling kerap dilalap api, yakni enam kali.

Sebagai objek vital dan strategis, kilang minyak semestinya zero accident. Mungkin bisa dimaklumi jika sesekali kebakaran terjadi karena banyak faktor yang bisa memantik terjadinya musibah. Akan tetapi, kalau sering, bahkan sangat sering, pasti ada yang salah.

Tahun ini saja, kilang minyak Pertamina tiga kali terbakar. Maret lalu, Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, juga diamuk api dengan skala lebih besar. Sekitar 20 orang luka-luka dalam peristiwa itu. Kerugiannya pun tak tanggung-tanggung, mencapai Rp1,25 triliun. Kemudian, pada Juni, salah satu tangki di Kilang Cilacap dilalap api.

Karena itu, saatnya kita menanggalkan keyakinan bahwa kebakaran kilang hanyalah musibah. Ia harus dipandang sebagai sesuatu yang bisa dicegah jika semua pemangku kepentingan punya kemauan untuk mencegahnya.

Evaluasi dan pembenahan total sistem keamanan kilang menjadi keniscayaan. Tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab sudah semestinya pula ditegakkan.

Tak cukup dengan sanksi administrasi, sanksi pidana harus dijeratkan kepada mereka yang terbukti bersalah. Jangan lagi ada kompromi. Jangan lagi seolah-olah garang seperti dalam penanganan kasus Balongan yang katanya pasti ada tersangka karena sudah memasuki tahap penyidikan, tetapi tak jelas akhir ceritanya hingga kini.

Sulit dihindari bahwa kebakaran kilang Pertamina yang terus berulang mengundang banyak kecurigaan. Bahkan muncul prasangka, ada unsur kesengajaan di balik kebakaran tersebut dengan tujuan meningkatkan volume impor BBM sebagai ajang perburuan rente.

Memang, terlalu dini untuk mengamini syak wasangka itu. Namun, jika tetap tak ada keseriusan dalam pengusutan dan abai dalam pencegahan agar kebakaran kilang tak terulang, kecurigaan itu bisa dianggap sebagai kebenaran.



Berita Lainnya
  • Ekonomi Mulai di Zona Terang

    06/2/2026 05:00

    KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.

  • Alarm Pengelolaan Sampah

    05/2/2026 05:00

    BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.

  • Jaga Regenerasi Bulu Tangkis Kita

    04/2/2026 05:00

    SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.

  • Meneruskan Ambang Batas Parlemen

    03/2/2026 05:00

    KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.

  • Tindak Aksi Kemplang Pajak

    02/2/2026 05:00

    DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.

  • Benahi Bursa Efek Indonesia

    31/1/2026 05:00

    KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.

  • Jangan Ulangi Kasus Hogi

    30/1/2026 05:00

    DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

  • Memangkas BBM Subsidi Berbasis Keadilan

    29/1/2026 05:00

    PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.