Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Butuh Pemimpin Tegas dan Humanis

21/7/2021 05:00
Butuh Pemimpin Tegas dan Humanis
(MI/Seno)

 

 

PEMBERLAKUAN pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 25 Juli. Keputusan itu akhirnya diambil pemerintah dengan banyak pertimbangan yang memberatkan.

Pemerintah tidak bisa menutup mata betapa PPKM darurat yang diberlakukan selama dua pekan terakhir telah memukul sebagian besar rakyat. Penolakan untuk mematuhi aturan pengetatan muncul di sana-sini dengan alasan sulit mencari makan. Beberapa pemda cenderung mulai menyerah pada keinginan warga yang menolak patuh.

Di sisi lain, adalah fakta bahwa Indonesia telah mengalami ledakan kasus covid-19. Rasio kematian harian terhadap tambahan jumlah kasus telah melampaui yang pernah dicatatkan India dan Brasil sebelumnya.

Di tengah PPKM darurat, Indonesia mendapat label episentrum baru covid-19 dunia. Fasilitas kesehatan di Tanah Air dalam keadaan kritis dan nyaris lumpuh oleh lonjakan pasien covid-19 bergejala sedang dan berat.

Namun, kebijakan pengetatan yang sudah keempat kalinya digulirkan pemerintah sejak awal pandemi bukan sia-sia. Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19, BOR atau rasio keterisian tempat tidur perawatan covid-19 di rumah sakit di rata-rata Jawa-Bali mulai menurun sebagai dampak PPKM darurat.

Akan tetapi, tren penurunan belum terjaga. Jika tidak hati-hati, pelonggaran akan dibaca secara berlebihan oleh masyarakat hingga menurunkan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Kondisi ini amat rawan kembali memicu kenaikan kasus. Apalagi, kenaikan BOR masih tercatat di beberapa daerah, antara lain Yogyakarta, Bali, dan Jawa Timur.

Tentu saja, pengetatan tidak membuahkan keberhasilan menekan kasus covid-19 bila semua pihak tidak bisa kompak mematuhi. Di tengah pelaksanaan PPKM darurat dua pekan kemarin, ketidakpatuhan masih cukup tinggi.

Sekitar seperempat desa/kelurahan di wilayah PPKM darurat abai aturan memakai masker dengan benar dan menjaga jarak. Maka tidak mengherankan bila penurunan kasus relatif lambat. Di situ kualitas kepemimpinan kepala daerah benar-benar menentukan.

Ketegasan menegakkan aturan PPKM sangat diperlukan. Di sisi lain, penegakan hukum jangan sampai menindas ataupun sewenang-wenang. Dibutuhkan pemimpin yang tegas, tetapi humanis. Itu tidak mudah dipraktikkan karena membutuhkan nilai plus dalam keteguhan, kebijaksanaan, dan kecerdikan.

Pemimpin mulai kepala daerah sampai ketua RT bukan sekadar melarang, melainkan berupaya memberikan alternatif solusi bagi yang terdampak. Sebagai contoh, ketika pedagang makanan ngotot tetap membuka lapaknya, bukan berarti ia layak mendapat perlakuan kasar dan disita dagangannya. Bukan pula membiarkan pedagang itu melanggar aturan.

Akan lebih baik bila para pedagang dikelola sedemikian rupa agar bisa melayani pembeli secara daring. Pun, UMKM-UMKM warung masakan bisa diberdayakan untuk memasok makanan pasien yang tengah melakukan isoman di permukiman sekitar mereka. Tidak perlu membuat dapur umum.

Bansos sembako dapat pula dipasok pedagang-pedagang sembako di sekitar tempat tinggal sasaran. Tentunya dengan standar harga yang ditentukan pemda setempat dengan mekanisme pelaksanaan yang dikonsultasikan dengan kejaksaan dan kepolisian agar tidak melenceng.

Koordinasi dan komunikasi antara pusat dan daerah juga mesti diperkuat agar implementasi kebijakan selaras. Dengan kekompakan dan kepemimpinan yang kuat, PPKM akan memberikan hasil sesuai harapan sehingga relaksasi bisa dilakukan mulai 26 Juli sesuai rencana. Saat itu pun, kepatuhan terhadap protokol kesehatan tetap merupakan harga yang tidak bisa ditawar-tawar hingga wabah usai.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).