Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Waspadai Lonjakan Kasus di Sumatra

15/5/2021 05:00
Waspadai Lonjakan Kasus di Sumatra
Ilustrasi MI(Dok. MI)

 

 

SUDAH setahun lebih pandemi covid-19 melanda negeri ini. Secara umum angkanya memang melandai, tapi bukan berarti virus ini mereda. Setelah sebelumnya Jawa menjadi episentrum, kini penyebarannya mulai bergeser ke Sumatra.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, sebelumnya Sumatra umumnya hanya memberikan kontribusi kurang dari 20% pada angka kasus nasional. Akan tetapi, dalam 1,5 bulan terakhir, angkanya meningkat signifikan menjadi 27,22% pada Mei 2021 jika dibandingkan dengan di Januari 2021. Padahal, di Jawa, angka kontribusinya pada kasus nasional kini hanya tinggal 11,06% dari yang sebelumnya 60%-70%.

Sumbangan Sumatra untuk angka kematian tingkat nasional juga mulai naik. Awalnya Sumatra menyumbangkan kasus dengan angka rata-rata di bawah 20% dari keseluruhan kasus kematian di tingkat nasional. Namun, dalam 1,5 bulan terakhir, angka kematian di Sumatra naik hingga 17,18% bila dibandingkan dengan pada Januari.

Kenaikan angka covid-19 di Sumatra harus menjadi perhatian serius. Sebab, pada Februari dan Maret, tak ada satu pun provinsi di Sumatra yang masuk 10 besar kontributor kasus tertinggi covid-19 tingkat nasional. Namun, sejak April, 5 provinsi di Sumatra mulai masuk 10 provinsi kontributor kasus tertinggi nasional. Kelima provinsi itu ialah Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Sumatra Selatan.

Pulau Sumatra menjadi episentrum baru covid-19 berkorelasi erat dengan peningkatan arus mudik sebelum pemerintah resmi melarang mudik pada 6-17 Mei. Total seluruh kendaraan yang menyeberang ke Sumatra sebelum pelarangan mudik naik 212% bila dibandingkan dengan di periode sama tahun lalu.

Karena itu, pemerintah berencana memeriksa secara ketat dokumen kesehatan ribuan pemudik saat arus balik. Kementerian Perhubungan akan mewajibkan para pemudik dari Sumatra yang ingin kembali ke Jabodetabek melalui Pelabuhan Merak, Banten, memiliki surat keterangan bebas covid-19.

Mereka terlebih dahulu wajib tes rapid antigen atau GeNose di pintu Pelabuhan Bakaheuni, Lampung. Kita tentu mendukung langkah ini. Penelusuran kasus, salah satunya melalui tes, adalah langkah penting untuk memutus penyebaran virus korona.  Ini tidak boleh dilakukan main-main, apalagi pakai katebelece.

Oleh karena itu, perlu ketegasan petugas di lapangan. Mereka tidak boleh meloloskan pemudik yang kedapatan positif covid hanya demi duit. Tak hanya di Sumatra. Di daerah-daerah lain, pemudik juga wajib mengantongi surat bebas covid sebagai syarat balik mudik.

Peningkatan kasus di Sumatra tentu tidak boleh dipandang sebelah mata. Apalagi, menurut Kementerian Kesehatan, beberapa varian baru virus korona, terutama dari India yang tergolong ganas, ditemukan di Pulau Andalas dan juga Kalimantan Tengah. Pemerintah, dalam hal ini Kemenkes, kini sedang menelusuri pengurutan keseluruhan genom virus tersebut (genome sequencing) agar tidak menyebar ke wilayah atau daerah lain. 

Meski begitu, masyarakat tak perlu panik. Hal terpenting ialah tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jangan sering keluar rumah jika tidak ada aktivitas penting. Usahakan menjaga jarak dan sering mencuci tangan.

Sudah lebih dari setahun kita berperang melawan pandemi ini. Sejauh ini telah banyak korban berguguran, mulai petugas kesehatan hingga masyarakat biasa. Menurut data Tim Satgas Penanganan Covid-19, hingga 12 Mei 2021, jumlah yang meninggal mencapai 47.617 orang. Pengorbanan yang telah kita lakukan selama ini, baik yang dilakukan masyarakat maupun pemerintah, jangan sampai sia-sia. 

Angka kasus positif yang mulai melandai dalam beberapa bulan terakhir, jangan sampai kembali melonjak seperti di negara lain. Butuh kesabaran, kedisiplinan, dan kehati-hatian ekstra dalam menghadapi wabah ini. Tidak hanya di Sumatra, tapi juga di daerah-daerah lainnya.

Para kepala daerah, dari gubernur hingga tingkat akar rumput di lingkup RT/RW, jangan pernah segan mengimbau warganya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Begitu juga para tokoh serta  pemuka agama. Kita semua perlu bahu-membahu dan melibatkan semua pihak untuk menerapkan taktik perang semesta dalam menghadapi wabah ini.



Berita Lainnya
  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.