Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Melawan Fobia Korona

05/2/2020 05:05

WABAH virus korona tipe baru (2019-novel coronavirus/nCoV) telah menguji banyak sisi kehidupan. Bukan hanya soal kecanggihan teknologi medis, melainkan juga kemanusiaan kita.

Jumlah korban tewas yang mencapai 425 orang dari 20.696 kasus terinfeksi memang membuat virus itu bagai malaikat pencabut nyawa. Semakin bertambahnya negara yang terjangkiti, hingga kini sudah 28 negara mengonfirmasi adanya kasus, juga membuat ketakutan kian jadi.

Dalam berbagai kondisi, kita telah melihat bahwa ketakutan berlebihan atau fobia bisa menciptakan petaka lain. Dengan tumpulnya akal dan nurani, alih-alih menyelesaikan masalah utama, bangsa ini bisa tertimpa konflik lain yang tidak kalah pelik.

Inilah yang telah menjadi pelajaran awal kita dari reaksi keras warga lokal atas penempatan karantina 238 saudara sebangsa di Natuna. Minimnya sosialisasi, ditambah derasnya hoaks terkait dengan wabah korona, membuat kerusuhan hampir pecah di kabupaten yang selama ini dikenal damai itu.

Kita patut bersyukur bahwa reaksi keras warga lokal itu kini sudah dapat diredakan. Namun, itulah alarm bagi kita bersama. Fobia seperti itu bukan tidak mungkin terjadi di wilayah lain di Tanah Air.

Tentu sekali lagi, kita juga tidak dapat menutup mata akan minimnya sosialisasi pemerintah pusat, bahkan kepada pemerintah daerah sendiri. Ini merupakan kesalahan besar yang tidak boleh terulang.

Karena itu, sosialisasi segala hal tentang korona haruslah dilakukan merata di seluruh negeri. Ini tak hanya terhadap kota-kota yang menjadi rujukan karantina ataupun lokasi rumah sakit penanganan wabah, tetapi juga karena jalan masuk virus itu yang memang sangat luasnya.

Tidak hanya itu, edukasi intens juga harus dilakukan di daerah-daerah yang menjadi asal ke-238 WNI yang sedang dikarantina tersebut. Pemerintah harus bermitra dengan aparat setempat dan juga tokoh daerah untuk memastikan kesiapan warga sekitar.

Masyarakat harus benar-benar mengerti bahwa setiap orang yang telah dinyatakan lulus karantina berarti bersih dari virus korona. Mereka selayaknya warga lain yang memiliki hak untuk beraktivitas normal. Jangan jauhi mereka.

Justru sudah sepantasnya pula nurani kita terpanggil untuk ikut membantu mereka menjalani transisi kehidupan yang tidak direncanakan tersebut.

Sebagaimana diketahui, hampir seluruh WNI tersebut merupakan mahasiswa yang tengah menimba ilmu di Wuhan, Tiongkok. Lumpuhnya Kota Wuhan berarti ikut membuat kelanjutan studi dan masa depan mereka terkatung-katung. Maka, sesungguhnya bukan hanya dukungan moral dari orang terdekat, para mahasiswa juga membutuhkan bantuan jembatan studi dari sivitas akademi di dalam negeri.

Lebih jauh lagi, sepatutnyalah kita menolak untuk fobia terhadap korona. Bukan hanya soal interaksi sosial, ketakutan berlebih sesungguhnya telah membuat kita jadi santapan para pencari untung. Contoh mudahnya ialah harga masker N95 yang kini meroket hingga Rp3 juta.

Harga menjulang ini sudah tidak dapat dimaklumi apa pun alasannya. Terlebih, kita sesungguhnya dapat sigap membaca bahwa mafia dan para spekulan bukan hanya ada di komoditas pangan, melainkan juga di setiap komoditas yang tengah dibutuhkan, termasuk medis dan kesehatan.

Oleh sebab itu, aparat semetinya juga bertindak cepat untuk menindak para spekulan berkedok penjual itu. Lalu yang terpenting, sudah saatnya masyarakat kita benar-benar menjadi warga cerdas.



Berita Lainnya
  • Ekonomi Mulai di Zona Terang

    06/2/2026 05:00

    KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.

  • Alarm Pengelolaan Sampah

    05/2/2026 05:00

    BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.

  • Jaga Regenerasi Bulu Tangkis Kita

    04/2/2026 05:00

    SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.

  • Meneruskan Ambang Batas Parlemen

    03/2/2026 05:00

    KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.

  • Tindak Aksi Kemplang Pajak

    02/2/2026 05:00

    DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.

  • Benahi Bursa Efek Indonesia

    31/1/2026 05:00

    KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.

  • Jangan Ulangi Kasus Hogi

    30/1/2026 05:00

    DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

  • Memangkas BBM Subsidi Berbasis Keadilan

    29/1/2026 05:00

    PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.