Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Petaka Radikalisme Keluarga

14/3/2019 05:00

MENUMPAS teroris hingga akarnya memang pekerjaan panjang. Selasa (12/3), kita diingatkan lagi akan berlikunya pekerjaan itu lewat kejadian di Sibolga, Sumatra Utara.

Polisi berhasil menangkap Abu Hamzah yang merupakan anggota jaringan terduga teroris RIN alias Putra Syuhada (PS) yang lebih dulu ditangkap di Lampung. Namun, penangkapan Abu Hamzah itu juga menyisakan cerita lebih mengkhawatirkan.

Dalam penangkapan itu, istri Abu Hamzah tewas dengan meledakkan diri. Menurut polisi, sang istri selama ini dikenal sebagai sosok yang cukup radikal.

Kejadian itu mengingatkan akan serangan bom di Surabaya yang dilakukan Dita Oepriarto dan keluarganya. Sang ayah membagi tugas kepada istri dan anak-anaknya untuk ikut terlibat dalam peledakan bom di rumah ibadah itu.

Aksi tersebut menjadi gambaran pertama pada bangsa ini akan kuatnya doktrin terorisme. Ibu yang memiliki karakter alami sebagai pelindung yang lembut bisa tercuci otak. Ia tidak saja merestui pembantaian, tetapi juga membuat anak menjadi serdadu.

Doktrin radikalisme dan terorisme dalam keluarga ini pula yang membuat jaringan teroris makin sulit ditumpas sebab sejatinya keluarga ialah pihak pertama yang mampu mengendus dan juga menangkal pemikiran radikal.

Ketika istri juga ikut terdoktrin, petaka paham radikal pun jadi berlipat ganda sebab sekali lagi, bukan sekadar menutupi dan merestui, terlibatnya istri akan meruntuhkan benteng terakhir perlindungan bagi anak-anak.

Kita bersyukur, dalam kejadian di Sibolga, anak yang juga berada di dalam rumah tidak ikut menjadi korban. Meski begitu, tetap perlu dipelajari akan kemungkinan anak menjadi korban doktrin.

Dua kejadian tersebut semakin menegaskan pola yang kini diterapkan jaringan terorisme. Pola melibatkan keluarga tentunya berarti pula bentuk doktrin yang semakin memiliki banyak wajah hingga dapat masuk ke berbagai gender dan usia.

Pola inilah yang tentunya harus semakin diwaspadai pihak kepolisian ataupun setiap warga masyarakat. Kita tentu saja mengapresiasi kinerja kepolisian yang sudah berhasil melacak jaringan RIN di Lampung dan juga di Sibolga. Polisi jelas harus terus melakukan pengejaran sel-sel teroris yang masih ada.

Di samping itu, polisi harus mempelajari dan memetakan doktrin yang melibatkan keluarga tersebut. Dengan begitu, program penanggulangan terorisme dapat lebih tepat dan menyeluruh.

Di luar itu, tentunya penumpasan teroris tetap tidak akan tercapai tanpa kepedulian masyarakat. Krusialnya peran keluarga besar dan warga sekitar sesungguhnya juga ditunjukkan dalam kasus di Lampung.

Kepolisian dapat mengendus keberadaan terduga teroris tersebut berkat laporan orangtua yang resah akan sikap radikal sang anak. Keberanian dan kewaspadaan sikap keluarga seperti itu pantas diteladani.

Setiap anggota keluarga memang harus menyadari bahwa ketidakacuhan akan bibit sikap radikalisme membawa petaka bagi orang banyak. Kondisi yang tidak dapat lagi diatasi secara internal pun sudah sepantasnya memberikan kepercayaan kepada pihak berwenang. Hanya dengan kerja sama warga dan pihak kepolisian inilah terorisme dapat ditumpas dari Bumi Pertiwi.
 



Berita Lainnya
  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.