Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Suasana hati dapat memengaruhi pada kesehatan kulit Anda. Stres, misalnya, dapat menyebabkan jerawat dan memperburuk kondisi seperti eksim dan psoriasis.
“Suasana hati Anda benar-benar dapat memengaruhi kulit Anda, begitu juga sebaliknya,” kata dokter kulit, Doris Day, MD, yang berpraktik di New York City, AS, seperti dikutip dari situs Everyday Health.
Selain itu, tindakan merawat kulit sendiri dapat memberikan manfaat bagi suasana hati. Rutinitas perawatan kulit dapat membantu Anda mengembangkan kewaspadaan, memperbaiki suasana hati, dan menunjukkan kebaikan pada diri sendiri.
Saat merasa tegang, tubuh Anda melepaskan hormon yang disebut kortisol, yang memicu respons melawan-atau-lari. Menurut Cleveland Clinic, kortisol tidak semuanya buruk karena kortisol dapat memberi kita energi sepanjang hari, tetapi hal ini juga dikaitkan dengan serangkaian efek samping yang buruk.
"Dari segi kulit, hal ini mencakup penyembuhan luka yang buruk dan kondisi peradangan kulit yang memburuk," kata Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di New York City, AS.
“Kita tahu bahwa stres berdampak negatif pada kulit. Otak meningkatkan produksi hormon yang disebut CRH. Hormon tersebut memberitahu kelenjar adrenal kita untuk memproduksi kortisol ekstra untuk mempersiapkan tubuh kita untuk lari atau bertarung," imbuh Dr. Zeichner.
CRH adalah singkatan dari corticotropin-releasing hormone. Zeichner mengatakan CRH mengikat kelenjar minyak dan meningkatkan produksi minyak yang dapat menyebabkan kulit berjerawat.
Sebuah studi diterbitkan pada tahun 2017 di Dermatologi Klinis menemukan bahwa di kalangan mahasiswi kedokteran berusia dua puluhan, tingkat stres yang lebih tinggi juga berkorelasi dengan tingkat keparahan jerawat.
Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dan tentunya tidak dapat dihindari. Jadi, perlu dicatat bahwa tujuannya bukan untuk menghilangkan semua stres, namun untuk belajar bagaimana mengelolanya dengan cara yang produktif sehingga tidak lepas kendali.
Selain jerawat, kondisi kulit umum lainnya, rosacea – yang ditandai dengan kemerahan pada wajah dan lesi inflamasi – juga bisa kambuh karena stres, catat Cleveland Clinic. Peptida tertentu yang dilepaskan sistem saraf sebagai respons terhadap stres dapat menyebabkan peradangan dan melebarkan pembuluh darah, sehingga menyebabkan kulit memerah, menurut National Rosacea Society (NRS).
Menurut Asosiasi Psikologi Amerika (APA), masalah terkait kulit lainnya dapat diperburuk oleh stres, seperti psoriasis dan gatal. Karena stres berdampak pada sistem kekebalan tubuh, hal ini diketahui sebagai pemicunya psoriasis, yang merupakan kondisi autoimun (di mana sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif menyebabkan tubuh secara keliru menyerang jaringannya sendiri).
Debra Jaliman, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di New York City, merekomendasikan pasiennya untuk mencoba mengelola stres mereka untuk mencegah dampak buruk yang terjadi pada kulit mereka. Untukm menguranginya beberapa saran dianjurkan seperti mendengarkan musik yang menenangkan, mandi air hangat, atau melakukan pijatan. (M-3)
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
KECANTIKAN sejati berawal dari kesehatan kulit, bukan dari usaha menutupi kekurangan. Karenanya, penyanyi Anggun C Sasmi bahkan menolak tren penggunaan whitening cream.
Menurutnya, salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit yakni dengan memastikan kulit bersih dari sisa-sisa make up dan tabir surya atau sunscreen.
Minum air putih setelah bangun tidur membantu mencegah dehidrasi, meningkatkan energi, menjaga kesehatan kulit, dan membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas.
Membersihkan wajah setelah beraktivitas adalah langkah dasar untuk mengangkat kotoran, minyak dan sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
Mikroplastik secara keseluruhan dia sebagai alergen. Terutama bagi mereka yang kulitnya itu sensitif dan sedang tidak bagus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved