Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Tanda-tanda Kulit Kurang Terhidrasi dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter

Putri Rosmalia Octaviyani
05/3/2026 23:11
Tanda-tanda Kulit Kurang Terhidrasi dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter
Ilustrasi, kulit mengalami kekeringan.(Dok. Freepik)

MENJAGA kesehatan kulit bukan sekadar soal estetika, melainkan menjaga fungsi perlindungan tubuh. Salah satu masalah kesehatan kulit yang paling sering diabaikan adalah kondisi kulit yang kurang terhidrasi atau dehidrasi. Menurut Dermatolog Fitria Agustina, kulit yang kekurangan cairan tidak hanya tampak tidak segar, tetapi juga lebih rentan terhadap gangguan eksternal.

Mengapa Hidrasi Sangat Penting bagi Kulit?

Dokter Fitria menjelaskan bahwa hidrasi sangat memengaruhi fungsi lapisan kulit terluar yang disebut stratum korneum (bagian dari epidermis). Ia menganalogikan struktur kulit ini seperti susunan batu bata dan semen.

Dalam analogi ini, sel kulit atau korneosit berperan sebagai batu bata, sementara lapisan lipida berfungsi sebagai perekat atau semen. Ketika kulit mengalami dehidrasi, "semen" atau perekat tersebut berkurang, menyebabkan sel-sel kulit menjadi renggang dan mudah lepas.

Tanda-tanda Kulit Kurang Terhidrasi

Berdasarkan penjelasan dr. Fitria, berikut adalah beberapa ciri utama jika kulit Anda membutuhkan hidrasi lebih:

  • Kulit Tampak Kusam: Saat sel kulit renggang akibat dehidrasi, cahaya yang mengenai permukaan kulit tidak direfleksikan dengan baik, melainkan dipendarkan secara tidak rata.
  • Mudah Terkena Iritasi dan Alergi: Celah di antara sel kulit yang renggang menjadi pintu masuk bagi bahan iritan dan alergen.
  • Makeup Tidak Menempel Sempurna: Kondisi tekstur kulit yang tidak rata membuat aplikasi kosmetik tidak optimal.
  • Rentan Infeksi: Skin barrier yang terganggu memudahkan bakteri dan virus masuk ke dalam lapisan kulit.
  • Kehilangan Kekenyalan: Kulit yang mengalami deep hydration akan terasa lebih kenyal karena air terdistribusi merata.

Langkah Nyata Menghidrasi Kulit dari Dalam dan Luar

Kondisi kulit merefleksikan apa yang terjadi di dalam tubuh, terutama kecukupan asupan cairan dan nutrisi tubuh. Untuk mengatasi kulit dehidrasi, dr. Fitria menyarankan pendekatan holistik yang mencakup gaya hidup dan perawatan luar:

1. Perbaiki Asupan Cairan dan Nutrisi

Langkah pertama adalah memperbaiki asupan air putih minimal delapan gelas sehari. Selain itu, konsumsi makanan bergizi yang rendah gula dan garam, serta memastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup sangat penting untuk regenerasi kulit.

2. Perawatan Skincare Dasar (Basic Skincare)

Upaya hidrasi dari luar bisa dilakukan dengan rutin menjalankan tiga tahap basic skincare, yaitu:

  • Mencuci muka dengan pembersih yang lembut.
  • Menggunakan pelembap (moisturizer).
  • Melindungi kulit dengan tabir surya (sunscreen).

3. Pemilihan Pelembap yang Tepat

Dokter Fitria menekankan pentingnya memilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. "Pilih moisturizer-nya yang mudah menyerap, bisa menjaga kadar air agar hidrasinya bertahan lama, dan pastinya nyaman digunakan tanpa rasa lengket," pungkasnya.

Dengan menjaga hidrasi yang tepat, skin barrier akan menjadi lebih kuat, kulit terasa lebih kenyal, dan kesehatan kulit tetap terjaga dalam jangka panjang. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya