Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Landson Luncurkan Astria Ultra 12 mg dan La Plante Vegan-PDRN, Usung Tren Skincare Berbasis Sains 2026

N Apuan Iskandar
12/2/2026 23:31
Landson Luncurkan Astria Ultra 12 mg dan La Plante Vegan-PDRN, Usung Tren Skincare Berbasis Sains 2026
(Kiri ke kanan) Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV., Sekretaris Umum Perdoski Jakarta, dr. Litya Ayu Kanya Anindya, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV., Experience I(MI)

TREN perawatan kulit terus berkembang, tidak lagi sekadar mengandalkan skincare topikal, tetapi juga pendekatan dari dalam yang berbasis sains. Mengusung tema Unlocking Ocean’s Ultra Self-Love, PT Pertiwi Agung (Landson) melalui brand Astria dan La Plante memperkenalkan inovasi terbaru yang menggabungkan kekuatan antioksidan laut dan teknologi regenerasi kulit berbasis tanaman.

Peluncuran ini menekankan pentingnya konsep self-love yang lebih menyeluruh, terutama menjelang momen Valentine. President Director PT Pertiwi Agung (Landson), Fera Damayanti, mengatakan bahwa inovasi yang dihadirkan selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung wellness lifestyle masyarakat Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya baik dari sisi hasil, tetapi juga berbasis sains, inovasi, keamanan, dan kolaborasi dengan para profesional. Wellness lifestyle yang kami maksud adalah perawatan yang terukur, aman, dan didukung penelitian,” ujar Fera dalam acara media briefing di kawasan PIK 2, Tangerang.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Astria Ultra dengan kandungan Natural Astaxanthin dosis 12 miligram. Astaxanthin dikenal sebagai antioksidan laut yang berasal dari Jepang dan disebut memiliki kekuatan antioksidan lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan E. Produk ini dirancang sebagai booster untuk membantu mengoptimalkan hasil perawatan kulit, terutama pada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa astaxanthin telah lama diteliti dalam dunia dermatologi maupun bidang kesehatan lainnya.

“Dalam penelitian, dosis astaxanthin yang digunakan sangat bervariasi, bahkan hingga 48 miligram. Untuk dermatologi, dosis 12 miligram menunjukkan efek yang lebih cepat terlihat, misalnya pada perbaikan elastisitas kulit dan garis halus. Namun tentu penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dosis lebih tinggi umumnya direkomendasikan pada kondisi kulit yang sedang mengalami stres, seperti paparan sinar matahari berlebih, kelelahan, atau mobilitas tinggi dengan perubahan cuaca ekstrem.

Selain pendekatan dari dalam, Landson juga menghadirkan inovasi skincare melalui brand La Plante yang mengusung teknologi Vegan-PDRN. Berbeda dari PDRN konvensional yang berasal dari DNA salmon, Vegan-PDRN dikembangkan dari sumber tanaman melalui teknologi bioteknologi modern.

Sekretaris Umum Perdoski Jakarta, dr. Litya Ayu Kanya Anindya, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, menjelaskan bahwa PDRN bekerja dengan membantu proses perbaikan sel dan mendukung regenerasi kulit.

“PDRN berfungsi memperbaiki kerusakan sel dan membantu regenerasi DNA yang rusak akibat penuaan maupun paparan lingkungan. Inovasi berbasis tanaman menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan tanpa mengurangi efektivitasnya,” katanya.

La Plante juga dilengkapi teknologi bio-spicule atau mikrospikul yang membantu menciptakan micro-channel pada kulit sehingga bahan aktif dapat terserap lebih optimal. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas perawatan tanpa prosedur invasif.

Dari sisi pengalaman pengguna, figur publik Melaney Ricardo turut berbagi kisahnya dalam menjaga kesehatan kulit. Ia mengaku telah menggunakan Astria sejak dosis 4 miligram hingga kini mencoba varian 12 miligram.

“Aku punya hashtag pejuang kulit sehat karena memang tidak semua orang terlahir dengan kulit sempurna. Perawatan itu harus kombinasi, dari luar dan dalam. Buat aku, yang penting konsisten dan sesuai kebutuhan kulit,” ujar Melaney.

Konsep Unlocking Ocean’s Ultra Self-Love tidak hanya menekankan aspek kecantikan, tetapi juga kesadaran bahwa merawat diri adalah bagian dari gaya hidup sehat yang terintegrasi. Kombinasi suplemen antioksidan laut dan skincare regeneratif berbasis tanaman menjadi refleksi tren beauty 2026 yang semakin personal, presisi, dan berbasis sains.

Melalui kolaborasi dengan para dokter dan pakar dermatologi, Landson berharap edukasi mengenai perawatan kulit tidak berhenti pada tren semata, melainkan menjadi bagian dari keputusan yang lebih terinformasi.

“Tujuan kami bukan sekadar meluncurkan produk baru, tetapi membuka potensi perawatan yang lebih personal, lebih advanced, dan tetap aman bagi masyarakat,” tutup Fera.

Pendekatan holistik ini memperlihatkan bahwa self-love di era modern bukan hanya soal tampilan luar, tetapi juga bagaimana tubuh dirawat dari dalam dengan dukungan ilmu pengetahuan dan inovasi berkelanjutan. (P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya