Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan yang terjadi di Kanada turut berdampak pada Amerika Serikat. Asap kebakaran yang bergerak ke arah selatan membuat sebagian besar wilayah Amerika Serikat mengalami kualitas udara yang buruk.
Para ahli lantas memperingatkan warga di daerah yang terdampak asap kebakaran di Timur Laut dan Midwest untuk tetap berada di dalam rumah guna mengurangi risiko masalah pernapasan dan komplikasi lain yang disebabkan oleh polusi udara.
Namun, bukan hanya manusia yang kesehatannya dapat terpengaruh oleh asap kebakaran hutan. Polusi udara juga berdampak buruk terhadap kesehatan hewan peliharaan.
"Contoh yang paling terkenal dari hal ini adalah burung, burung kenari yang berada di tambang batu bara! Burung memiliki paru-paru dan kantung udara yang besar, membuat mereka sangat sensitif terhadap bahan kimia dan kontaminan di udara seperti asap," kata Kepala Dokter Hewan di Komunitas Dokter Hewan Amerika Utara, Dana Varble, kepada HuffPost, dikutip Sabtu (10/6).
Selain burung, kucing dan anjing juga rentan terkena penyakit akibat polusi udara. Pug, Peking, Bulldog Prancis dan kucing Persia memiliki risiko lebih tinggi karena saluran hidung yang lebih pendek sehingga tidak dapat menyaring partikel. Selain itu, hewan peliharaan yang memiliki penyakit jantung atau pernapasan berisiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi akibat menghirup asap.
"Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan masalah pernapasan, iritasi mata dan masalah kesehatan lainnya pada hewan peliharaan," kata teknisi hewan dan manajer klaim di Embrace Pet Insurance Rachel Hinder.
"Hewan peliharaan dapat lebih terpengaruh oleh kualitas udara yang buruk daripada manusia karena mereka tidak tahu bagaimana membatasi waktu mereka di luar ruangan," ucapHinder.
"Hewan peliharaan yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, lebih mungkin terpengaruh oleh kualitas udara yang buruk," imbuhnya.
Baca juga: Kelompok Sensitif Diminta Lebih Waspadai Polusi Udara
Hinder mengatakan ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai oleh pemilik hewan peliharaan yang mengindikasikan terkena dampak polusi udara, seperti batuk atau mengi, kesulitan bernapas atau sesak napas, bersin atau pilek, iritasi atau kotoran pada mata, kelesuan atau penurunan tingkat aktivitas, kehilangan nafsu makan, muntah atau diare.
Dokter hewan dan pemimpin medis di Zoetis, Heather Berst, mengungkapkan cara melindungi hewan peliharaan selama menghadapi kualitas udara yang buruk. Ia menyebut pemilik bisa menghubungi dokter hewan atau rumah sakit hewan darurat setempat jika hewan peliharaan menunjukkan gejala-gejala tersebut.
"Sayangnya, beberapa hewan peliharaan mungkin menunjukkan gejala yang tertunda dalam beberapa minggu dan mengalami batuk atau mengi setelah terpapar," tambah Berst.
Selanjutnya, pemilik harus menjaga hewan peliharaan di dalam ruangan dengan pintu dan jendela tertutup sebisa mungkin.
"Jika kucing Anda adalah kucing luar ruangan, Anda harus membawanya ke dalam. Batasi intensitas jalan-jalan anjing Anda," ungkap Berst.
Berst merekomendasikan pemilik untuk mengungsikan hewan peliharaan ke tempat aman hingga kondisi membaik. Pemilik disarankan membawa perlengkapan medis untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Merupakan ide yang bagus untuk menyiapkan perlengkapan kesiapsiagaan hewan peliharaan setiap saat jika Anda harus mengungsi bersama hewan peliharaan pada saat-saat seperti ini atau situasi darurat lainnya".(M-4)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Pada pasien anak yang dirawat inap akibat radang paru akut (pneumonia), ditemukan bahwa mereka yang mengalami gejala berat, sering kali memiliki lebih dari satu patogen di dalam tubuhnya.
Pelajari 7 cara sederhana untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara. Mulai dari penggunaan masker N95 hingga memilih transportasi ramah lingkungan.
PEMERINTAH Amerika Serikat membekukan dana sebesar 500 juta dolar AS yang dialokasikan untuk proyek vaksin mRNA produksi produsen bioteknologi CureVac dan mitranya, Ginkgo Bioworks.
KETUA Tim Kerja Pemeriksaan Kesehatan Haji Mohammad Imran mengatakan bahwa jumlah lansia yang mengikuti ibadah haji dan umrah saat ini meningkat drastis yang rentan terserang ISPA
HMPV dan RSV relatif lebih sering menyerang anak balita, khususnya di bawah usia satu tahun. Namun juga dapat menyerang orang dewasa, terutama lansia.
Pelajari cara efektif mencegah penularan virus HMPV dengan langkah sederhana seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga daya tahan tubuh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved