Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi baru memperingatkan bahwa bekerja sif malam, sekalipun hanya empat minggu, dapat mengganggu jam biologis wanita dan berdampak negatif pada kesuburan mereka. Penulis studi mengatakan kerja sif dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yaitu perubahan fisik, mental, dan perilaku yang mengikuti siklus 24 jam sebagai respons terhadap variasi cahaya.
Jam internal ini mengatur berbagai fungsi dan proses biologis, seperti siklus tidur, pencernaan, aliran hormon, dan reproduksi. Namun, mereka dapat dengan mudah terganggu oleh paparan cahaya yang tidak tepat, seperti paparan cahaya di malam hari.
Jam biologis utama tubuh terletak di wilayah kecil di tengah otak yang dikenal sebagai hipotalamus. Area ini memainkan peran penting dalam fungsi reproduksi dengan bekerja pada kelenjar pituitari, yang melekat pada dasar hipotalamus, untuk mengatur aktivitas ovarium dan mendorong ovulasi.
Studi ini mereplikasi kondisi kerja sif jangka panjang pada tikus betina dengan terus mengubah siklus terang-gelapnya. Selama empat minggu, para peneliti memajukan dan menunda paparan cahaya selama 10 jam. Mereka menemukan bahwa gangguan ini menghilangkan pelepasan hormon luteinizing yang substansial dari kelenjar pituitari, yang biasanya memicu ovulasi, yang kemudian mengurangi kesuburan.
“Penurunan kesuburan disebabkan oleh perubahan sinyal jam sirkadian utama menuju sirkuit reproduksi hipotalamus,” jelas peneliti utama Marine Simonneaux, Ph.D, mahasiswa dari University of Strasbourg, Prancis, seperti dikutip dari Study Finds, Selasa (16/5).
“Secara khusus, penelitian kami menunjukkan bahwa paparan pergeseran kronis selama empat minggu merusak transmisi informasi cahaya dari jam biologis utama ke neuron kisspeptin, yang diketahui mendorong waktu lonjakan hormon luteinizing pra-ovulasi," lanjutnya.
Studi sebelumnya, yang dilakukan pada tikus dan manusia, menunjukkan efek negatif pada reproduksi betina/wanita saat ritme sirkadian terganggu. Hasilnya menunjukkan bahwa pola kerja sif malam selama beberapa minggu menyebabkan penurunan tingkat kehamilan pada tikus betina. (Studyfinds/M-2)
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved