Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Makan bersama dapat meningkatkan kesejahteraan emosional, memperbaiki pola makan, dan membantu mengembangkan indra perasa. Meskipun hanya dilakukan sesekali, manfaat tersebut akan bermanfaat untuk kehidupan manusia.
Studi menunjukkan bahwa waktu makan bersama menjadi salah satu cara untuk mencapai kebahagiaan, karena saat makan dan berkumpul dalam satu meja akan menghubungkan serta meningkatkan perasaan satu sama lain.
Penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja yang rutin makan bersama dengan keluarga atau orang lain, bisa meningkatkan pola makan yang lebih sehat sehingga memberi cukup nutrisi dan dapat mencegah obesitas.
Penelitian ini sangat kompleks, beberapa ahli berpendapat bahwa tidak mungkin menghubungkan efek makan bersama dengan faktor potensial lainnya. Misalnya, beberapa dokter mengatakan ritual makan keluarga yang ideal tidak mungkin dilakukan oleh banyak rumah tangga.
Selain itu, rumah tangga yang sering berbagi makanan mungkin memiliki lebih banyak sumber keuangan untuk membeli makanan segar dan/atau waktu, energi, dan kemampuan fisik untuk memasak, daripada mereka yang tidak.
Tetapi para psikolog dan ahli gizi secara luas setuju bahwa duduk untuk makan bersama dengan orang lain, memiliki efek yang baik untuk meningkatkan kesehatan fisik dan emosional manusia, terutama anak-anak dan remaja.
“Yang kami tahu adalah saat Anda makan sendiri, Anda tidak akan memperhatikan perilaku dan pola saat makan, sehingga akan menyantap apapun yang ada di hadapan anda secara berlebihan, namun saat makan bersama orang lain, mereka akan memperhatikan seberapa banyak Anda makan sehingga makan bersama bisa menjadi obat terbaik,” kata Linda Blair, Psikolog Klinis dan Pakar Parenting, seperti dilansir BBC pada Selasa (20/4).
Catherine Lippe, Ahli Gizi spesialisasi nutrisi anak, mengatakan bahwa pola perilaku makan sehat dapat dibentuk sejak usia dini, dan makan bersama orang lain dapat memainkan peran penting dalam membentuk pola makan sehat.
“Ini semua tentang reaksi anak terhadap makanan. Jika Anda memiliki waktu untuk makan bersama keluarga, anak-anak akan mengenali makanan yang berbeda dan memperhatikan jenis rupa dan bau makanan sehingga tak menjadi orang yang rewel dan pemilih. Hal ini membantu anak-anak belajar menghargai makanan,” kata Lippe.
Yang terpenting, dengan makan bersama, akan-anak akan mengamati orang lain di meja makan dan membuat mereka belajar cara makan yang baik dan mampu bersosialisasi.
“Aspek ini sangat penting, terkadang sebagai orang tua teladan kita ingin anak-anak makan seperti apa yang kita makan, hal ini sebagai cara untuk menunjukkan bahwa makan bersama itu aman, menyenangkan dan bagian dari kehidupan keluarga. Terkadang ada juga manfaat yang tidak disengaja, hanya karena makan bersama dengan duduk di kursi dengan baik akan mengajarkan anak tentang nilai-nilai seperti mengatakan tolong dan terima kasih,” ujar Lippe.
Memperbaiki Komunikasi
Para remaja mungkin lebih terbuka jika mereka bicara saat makan bersama. Waktu makan juga merupakan salah satu waktu yang paling efektif untuk berkomunikasi dengan anak-anak dan remaja.
“Anak-anak dan remaja lebih sering menceritakan hal-hal rahasia dan tidak nyaman sehingga mereka tidak mau melakukan kontak mata secara langsung. Saat makan bersama, mereka tidak perlu menatap orang tua, mereka bisa melihat makanannya,” kata Blair.
Selain itu, makan bersama juga menjadi salah satu kesempatan berharga untuk saling menjalin komunikasi antara pasangan atau sahabat. (M-4)
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved