Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN akan pentingnya kesehatan, mendorong banyak orang memperbaiki pola makan mereka, menjadi pegiat diet nabati hingga vegan.
Ada berbagai alasan mengapa mereka mengadopsi pola makan nabati atau vegan. Profesor Francis Seow-Choen, seorang konsultan ahli bedah kolorektal dari Rumah Sakit Internasional Concord, Singapura mengatakan, gaya hidup ini bisa berasal dari pengaruh media dan iklan. “Selain itu, para penganut pola hidup seperti ini yakin apa yang mereka lakukan berkontribusi menyelamatkan dunia, hak-hak hewan, dan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya seperti dikutip channelnewsasia.
Namun Jaclyn Reutens, ahli diet dan pendiri Aptima Nutrition and Sports Consultants menilai, ketakutan masyarakat terhadap sejumlah penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol, yang membuat mereka berusaha makan lebih sehat.
Sejak pertengahan 2019, Reutens menerima 10 % lebih banyak pertanyaan tentang diet nabati dan bagaimana memulainya. Beberapa oramg mencoba untuk tujuan kesehatan agar merasa lebih baik, beberapa untuk menurunkan berat badan, atau untuk mengelola dan mencegah diabetes.
Meskipun sayuran pasti terlibat, ada perbedaan antara pola makan nabati dan vegetarisme.
"Pola makan nabati mendorong asupan buah, sayuran, kacang-kacangan, tetapi tidak secara ketat mengecualikan produk hewani seperti daging, ikan, unggas, telur, dan susu,” kata ahli gizi Goh Qiu Le dari Rumah Sakit Umum Changi Layanan Diet dan Makanan.
Adapun vegetarian bisa berbagai bentuk. Diet lakto-vegetarian, misalnya, tidak termasuk daging, ikan, unggas dan telur, tetapi boleh mengonsumsi produk susu seperti keju dan yogurt. Sedangkan diet ovo-vegetarian memungkinkan telur, sambil menghindari daging, ikan, unggas, dan produk susu.
Adapun perbedaan utama antara seorang vegetarian dan seseorang yang melakukan diet nabati adalah makanan olahan. Pola makan nabati mengarahkan Anda untuk mengonsumsi lebih banyak makanan minim olahan daripada makanan banyak olahan yang mengandung gula buatan. (M-4)
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Tim peneliti dari Cornell Food and Brand Lab menemukan berat badan sebagian besar orang relatif stabil selama musim panas. Tetapi mulai meningkat ketika liburan akhir tahun.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh terutama dalam memasok energi ke otak.
Banyak orang yang tengah berdiet memilih menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, langkah ekstrem ini justru bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Makanan sehat dan sederhana seperti pisang, oatmeal, ikan, dan sayuran hijau terbukti membantu meredakan stres secara alami dan menenangkan pikiran.
Terdapat lima makanan sehat yang dapat melawan stres.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved