Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebagai orangtua baru tentunya khawatir bila membiarkan si buah hati dalam perawatan orang lain. Apakah orang tersebut bisa merawat bayi anda dengan baik atau tidak.
Apalagi bagi ibu pekerja, kerap dihadapi pilihan menitipkan bayi dengan pengasuh atau keluarga. Nah, baru-baru ini seorang ibu dihadapkan pilihan menitipkan bayinya kepada anggota keluarga yang mana.
Pascamelahirkan bayi perempuan ini ia mendapatkan banyak tawaran dari keluarganya untuk menjaga bayinya. Namun ia tidak mengambil keuntungan penuh setiap kali anggota keluarganya menawarkan bantuan, ia bahkan terbilang protektif dengan cara menguji anggota keluarganya sebelum mereka untuk mengasuh sang bayi.
Dilansir dari the Sun , ibu ini menjelaskan dalam forum Reddit "Am I The A *****" bahwa dirinya telah dibanjiri tawaran pengasuhan dari keluarganya.
Tentu saja, perempuan itu tidak memberi tahu mereka tentang tes itu sebelumnya. Ia hanya meminta anggota keluarga untuk mengawasi sang bayi sebentar, sementara ia melakukan sesuatu di ruangan lain, seperti melipat pakaian atau mandi. Perempun itu ngeri mendapati neneknya mematikan alat pendengarnya agar tidak akan terganggu tangisan sang bayi.
Tampaknya pengujiannya ini terbukti benar lagi, ketika saudara suaminya yang menawarkan untuk mengasuh bayi tidak bertahan dua menit sebelum meminta bantuan. "Saya pikir itu berarti saat ini mereka gagal dan belum siap mengasuh bayi yang baru lahir, tetapi kita dapat mencoba mengujinya lagi ketika bayinya lebih besar," kata perempuan yang tak disebutkan namanya ini.
Namun, situasinya menjadi canggung ketika saudara ipar perempuan itu menuntut alasan mengapa ia tidak dibiarkan mengasuh sang bayi. Perempuan ini lantas meminta pengguna Reddit lain untuk mempertimbangkan dilema dengan pertanyaan menohok. "Apakah saya seorang ***** karena tidak mempercayai keluarga dengan bayi baru lahir atau haruskah mereka memberikan ibu baru sedikit longgar?"
Meskipun sebagian menilai gagasan untuk menguji anggota keluarga itu aneh, mereka menunjukkan: "Beberapa orang membutuhkan lebih banyak waktu untuk belajar dan mengenal anak-anak sebelum mengasuh anak. Percobaan berjalan dan perjalanan keluarga akan menjadi tes yang lebih baik."
Yang lain berpendapat: "Anda memiliki NEWBORN dan narsisis ini mencaci maki Anda karena tidak memperhatikan mereka? Tertawa." (M-3)
Baca juga : 7 Alasan Pertemanan Tanpa Ribet ialah yang Terbaik
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
RIANTI Cartwright memilih merayakan Natal 2025 dengan cara sederhana bersama keluarga di rumah.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal tahun ini sebagai panggilan untuk kembali merawat keluarga
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Zendaya habiskan waktu libur akhir tahun bersama keluarga Tom Holland di London.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved