Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
OpenAI kembali membuat gebrakan lewat peluncuran GPT-5.1, versi terbaru dari teknologi kecerdasan buatannya. Model ini diklaim punya karakter yang lebih “hangat” dan terasa lebih manusiawi, lengkap dengan beragam opsi kepribadian baru. Ada dua varian utama yang diperkenalkan, yaitu GPT-5.1 Instant dan GPT-5.1 Thinking. Keduanya akan mulai hadir untuk pengguna ChatGPT secara bertahap mulai pekan ini.
Dalam pernyataannya, OpenAI menjelaskan bahwa GPT-5.1 Instant dirancang agar lebih responsif, cerdas, dan luwes dalam mengikuti instruksi dibandingkan versi sebelumnya. Sementara GPT-5.1 Thinking fokus pada kemampuan pemrosesan yang lebih mendalam dan mudah dipahami, cepat untuk tugas-tugas ringan, serta konsisten dalam menyelesaikan pekerjaan kompleks. Menariknya, sistem ChatGPT kini bisa otomatis memilih model yang paling pas untuk menjawab pertanyaan pengguna.
Meski GPT-5.1 mulai menggantikan versi lama, OpenAI memastikan pengguna masih bisa memakai GPT-5 hingga tiga bulan ke depan. Langkah ini diambil agar transisi ke sistem baru berjalan mulus tanpa membuat pengguna kewalahan.
Tak hanya soal performa, OpenAI juga memperluas fitur personality presets—pengaturan gaya percakapan yang bisa disesuaikan sesuai selera pengguna. Kini ada lebih banyak pilihan, mulai dari Default, Professional, Friendly, Candid, Quirky, Efficient, Nerdy, hingga Cynical. Selain itu, OpenAI tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menyesuaikan gaya ChatGPT langsung lewat menu pengaturan.
“Dengan lebih dari 800 juta orang yang menggunakan ChatGPT, kami sudah melewati masa di mana satu gaya percakapan cocok untuk semua,” ujar Fidji Simo, CEO OpenAI untuk divisi Applications, dalam unggahannya di Substack.
Peluncuran GPT-5.1 datang hanya beberapa bulan setelah rilis GPT-5 pada Agustus lalu yang sempat menuai kritik. Banyak pengguna merasa peningkatannya tidak terlalu signifikan dan kecewa karena GPT-5 langsung dijadikan versi utama ChatGPT. Akibat desakan publik, OpenAI pun mengembalikan GPT-4o sebagai opsi alternatif sehari setelah peluncuran.
Bersamaan dengan peluncuran GPT-5.1, OpenAI juga menghadirkan ChatGPT Atlas, peramban web bertenaga AI terbaru. Atlas dilengkapi dengan fitur agent mode yang memungkinkan sistem bertindak langsung di browser atas nama pengguna yang mirip dengan alat Operator yang pernah diperkenalkan sebelumnya. Untuk saat ini, fitur tersebut hanya bisa diakses oleh pengguna ChatGPT Plus dan Pro. Sumber: OpenAI, The Verge
OpenAI dikabarkan menyiapkan earbuds AI bernama Sweetpea hasil kolaborasi tim Jony Ive, dengan desain unik dan teknologi canggih yang menantang AirPods.
Saham Nvidia terkoreksi setelah muncul ketidakpastian terkait komitmen investasi senilai US$100 miliar ke OpenAI.
Para pelaku mengeksploitasi fitur undangan grup (team invitation) untuk mengirimkan email spam dari alamat resmi OpenAI, sehingga pesan tersebut tampak sah.
Langkah ini diambil OpenAI untuk mendukung keberlanjutan akses gratis serta mendanai peluncuran paket langganan murah bertajuk ChatGPT Go.
Berbeda dengan percakapan biasa, ChatGPT Health hadir sebagai fitur khusus yang terpisah dari ruang obrolan (chat room) lainnya.
rangkuman kilas balik pengguna sepanjang 2025, OpenAI pun merilis fitur kilas balik bagi pengguna ChatGPT yang disebut dengan Your Year with ChatGPT.
Individu yang menggunakan chatbot AI setiap hari memiliki risiko sekitar 30% lebih tinggi mengalami depresi tingkat sedang atau lebih berat.
Guru dan pakar peringatkan "erosi" kemampuan mengeja pada siswa. Penggunaan autocorrect dan ChatGPT disebut memperparah penurunan literasi dasar.
Langkah ini diambil OpenAI untuk mendukung keberlanjutan akses gratis serta mendanai peluncuran paket langganan murah bertajuk ChatGPT Go.
Jika ChatGPT (OpenAI) masih memegang mahkota untuk urusan koding dan penulisan akademis, gelar "Raja Tren Sosial" kini mutlak dipegang oleh Grok, AI besutan xAI milik Elon Musk.
Jika Anda bingung memilih antara Grok (milik Elon Musk/xAI) dan ChatGPT (milik OpenAI), jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda. Ini letak perbedaannya.
Berbeda dengan percakapan biasa, ChatGPT Health hadir sebagai fitur khusus yang terpisah dari ruang obrolan (chat room) lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved