Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

GPT-5.1 akan Meluncur, Tawarkan Model AI yang Lebih Hangat

Sekar Arum Pramudita
13/11/2025 13:53
GPT-5.1 akan Meluncur, Tawarkan Model AI yang Lebih Hangat
Ilustrasi(Open AI)

OpenAI kembali membuat gebrakan lewat peluncuran GPT-5.1, versi terbaru dari teknologi kecerdasan buatannya. Model ini diklaim punya karakter yang lebih “hangat” dan terasa lebih manusiawi, lengkap dengan beragam opsi kepribadian baru. Ada dua varian utama yang diperkenalkan, yaitu GPT-5.1 Instant dan GPT-5.1 Thinking. Keduanya akan mulai hadir untuk pengguna ChatGPT secara bertahap mulai pekan ini.

Dalam pernyataannya, OpenAI menjelaskan bahwa GPT-5.1 Instant dirancang agar lebih responsif, cerdas, dan luwes dalam mengikuti instruksi dibandingkan versi sebelumnya. Sementara GPT-5.1 Thinking fokus pada kemampuan pemrosesan yang lebih mendalam dan mudah dipahami, cepat untuk tugas-tugas ringan, serta konsisten dalam menyelesaikan pekerjaan kompleks. Menariknya, sistem ChatGPT kini bisa otomatis memilih model yang paling pas untuk menjawab pertanyaan pengguna.

Meski GPT-5.1 mulai menggantikan versi lama, OpenAI memastikan pengguna masih bisa memakai GPT-5 hingga tiga bulan ke depan. Langkah ini diambil agar transisi ke sistem baru berjalan mulus tanpa membuat pengguna kewalahan.

Tak hanya soal performa, OpenAI juga memperluas fitur personality presets—pengaturan gaya percakapan yang bisa disesuaikan sesuai selera pengguna. Kini ada lebih banyak pilihan, mulai dari Default, Professional, Friendly, Candid, Quirky, Efficient, Nerdy, hingga Cynical. Selain itu, OpenAI tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menyesuaikan gaya ChatGPT langsung lewat menu pengaturan.

“Dengan lebih dari 800 juta orang yang menggunakan ChatGPT, kami sudah melewati masa di mana satu gaya percakapan cocok untuk semua,” ujar Fidji Simo, CEO OpenAI untuk divisi Applications, dalam unggahannya di Substack.

Peluncuran GPT-5.1 datang hanya beberapa bulan setelah rilis GPT-5 pada Agustus lalu yang sempat menuai kritik. Banyak pengguna merasa peningkatannya tidak terlalu signifikan dan kecewa karena GPT-5 langsung dijadikan versi utama ChatGPT. Akibat desakan publik, OpenAI pun mengembalikan GPT-4o sebagai opsi alternatif sehari setelah peluncuran.

Bersamaan dengan peluncuran GPT-5.1, OpenAI juga menghadirkan ChatGPT Atlas, peramban web bertenaga AI terbaru. Atlas dilengkapi dengan fitur agent mode yang memungkinkan sistem bertindak langsung di browser atas nama pengguna yang mirip dengan alat Operator yang pernah diperkenalkan sebelumnya. Untuk saat ini, fitur tersebut hanya bisa diakses oleh pengguna ChatGPT Plus dan Pro. Sumber: OpenAI, The Verge



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya