Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KASPERSKY mendeteksi taktik penipuan baru yang menyalahgunakan platform OpenAI untuk menyebarkan ancaman siber.
Para pelaku mengeksploitasi fitur undangan grup (team invitation) untuk mengirimkan email spam dari alamat resmi OpenAI, sehingga pesan tersebut tampak sah dan berpotensi menipu pengguna agar mengklik tautan berbahaya atau menghubungi nomor telepon palsu.
Serangan ini dimulai dengan cara yang cukup sederhana. Penyerang mendaftarkan akun di platform OpenAI dan memanfaatkan celah pada proses pengisian nama organisasi.
Sistem OpenAI saat ini memungkinkan pengguna memasukkan kombinasi simbol apa pun dalam kolom nama tersebut.
Penipu mengeksploitasi kebebasan ini dengan menyematkan teks menyesatkan, tautan penipuan, hingga nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom "nama organisasi".
Setelah organisasi dibuat, mereka menggunakan fitur "undang tim Anda" untuk mengirimkan email ke alamat-alamat target.
Karena undangan dikirim secara otomatis oleh sistem OpenAI, email tersebut memiliki reputasi teknis yang tepercaya dan sering kali lolos dari filter spam tradisional.
Berdasarkan temuan Kaspersky, terdapat beberapa jenis pesan yang disebarkan melalui metode ini. Salah satunya adalah promosi layanan dewasa melalui tautan eksternal.
Selain itu, ditemukan pula taktik vishing (voice phishing). Dalam skenario ini, korban menerima pemberitahuan palsu yang mengklaim adanya pembaruan langganan otomatis dengan nominal besar, seperti $749.99.
Penyerang kemudian menginstruksikan korban untuk menghubungi nomor telepon yang tertera guna membatalkan tagihan tersebut, yang sebenarnya bertujuan untuk menjebak korban ke dalam risiko keamanan lebih lanjut.
Meskipun secara struktural teks yang disisipkan penyerang sering kali tidak konsisten dengan templat undangan OpenAI yang asli, penyerang meyakini bahwa korban yang kurang waspada tidak akan memperhatikannya.
Anna Lazaricheva, analis spam senior di Kaspersky, menekankan bahwa kasus ini menyoroti bagaimana fitur platform yang sah dapat dimanfaatkan sebagai senjata rekayasa sosial.
"Dengan menyematkan elemen-elemen yang menyesatkan di bidang yang tampaknya tidak berbahaya seperti nama organisasi, penyerang mencoba untuk melewati filter email tradisional dan mengeksploitasi kepercayaan pengguna pada layanan bereputasi. Kami mendesak semua pengguna untuk memverifikasi undangan dengan cermat dan menghindari mengklik tautan yang disematkan tanpa pemeriksaan," ujar Lazaricheva.
Untuk menghindari ancaman ini, Kaspersky memberikan beberapa rekomendasi keamanan bagi pengguna:
OpenAI catat lonjakan prompt Ramadhan 85% di ChatGPT Indonesia. Simak cara optimasi AI untuk menu sahur, jadwal ibadah, dan ide bisnis via Agent Mode.
OpenAI meluncurkan serangkaian panduan berupa prompt praktis yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola keseharian mereka agar tetap terarah selama bulan Ramadan.
OpenAI dikabarkan mengembangkan smart speaker canggih dengan kamera, AI proaktif, dan teknologi pengenalan wajah. Perangkat ini diprediksi rilis pada 2027 dan menantang Amazon serta Google.
OpenAI dikabarkan menyiapkan earbuds AI bernama Sweetpea hasil kolaborasi tim Jony Ive, dengan desain unik dan teknologi canggih yang menantang AirPods.
Saham Nvidia terkoreksi setelah muncul ketidakpastian terkait komitmen investasi senilai US$100 miliar ke OpenAI.
Sepanjang semester kedua 2025, tercatat sebanyak 234.528.187 serangan siber menghantam ruang digital Indonesia. Angka ini setara dengan rata-rata 15 serangan yang terjadi setiap detiknya.
Pemblokiran karena dugaan spam sebenarnya masih bisa dipulihkan selama pengguna merasa tidak melakukan pelanggaran.
Pelaku kejahatan siber menyuntikkan tautan tersembunyi di situs web terpercaya untuk memanipulasi peringkat pencarian, sering kali menautkan ke konten ilegal seperti pornografi atau judi.
Sebagai bagian dari teknologi AIvolusi5G yang gabungkan kecanggihan AI dan jaringan 5G, fitur SATSPAM jadi proteksi dari ancaman spam dan scam melalui ponsel
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved