Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

OpenAI Luncurkan ChatGPT Health: Asisten Kesehatan Pribadi Berbasis AI Kini Hadir di Indonesia

Basuki Eka Purnama
08/1/2026 10:34
OpenAI Luncurkan ChatGPT Health: Asisten Kesehatan Pribadi Berbasis AI Kini Hadir di Indonesia
ChatGPT Health(MI/HO)

OPENAI secara resmi meluncurkan fitur terbaru, ChatGPT Health, secara global termasuk untuk pengguna di Indonesia. Kehadiran platform ini dirancang untuk membantu masyarakat memahami informasi kesehatan mereka secara lebih terintegrasi dalam satu wadah digital.

Langkah ini diambil menyusul tren penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang kian akrab dengan dunia kebugaran. 

Data internal perusahaan menunjukkan bahwa kesehatan telah menjadi salah satu topik paling populer di ChatGPT, dengan lebih dari 230 juta orang di seluruh dunia mengajukan pertanyaan seputar kesehatan atau kebugaran setiap minggunya.

Cara Kerja dan Integrasi Data

Berbeda dengan percakapan biasa, ChatGPT Health hadir sebagai fitur khusus yang terpisah dari ruang obrolan (chat room) lainnya. Inovasi utama dari fitur ini adalah kemampuannya untuk terhubung secara aman dengan aplikasi kesehatan pihak ketiga, seperti Apple Health.

Melalui integrasi ini, ChatGPT dapat membantu pengguna dalam berbagai hal, mulai dari memahami hasil tes laboratorium, mempersiapkan poin-poin diskusi sebelum bertemu dokter, hingga menyusun rencana diet dan olahraga yang lebih personal. 

Selain itu, fitur ini juga dapat membantu pengguna dalam mempertimbangkan berbagai opsi asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Privasi dan Keamanan Data sebagai Prioritas

Mengingat sensitivitas data medis, OpenAI menekankan bahwa privasi adalah prioritas utama. Seluruh percakapan dan dokumen yang diunggah dienkripsi secara default. 

OpenAI juga menegaskan bahwa data dari fitur Health tidak akan digunakan untuk melatih model dasar mereka.

Pengguna memiliki kendali penuh atas data mereka, termasuk opsi untuk menggunakan chat sementara atau menghapus riwayat percakapan secara permanen dalam waktu 30 hari. 

Untuk keamanan tambahan, sistem ini juga menyediakan opsi autentikasi multi-faktor (MFA).

Pengembangan sistem pengamanan ini tidak dilakukan sendiri oleh tim teknologi, melainkan melibatkan ratusan dokter ahli. Hal ini dilakukan guna memastikan perlindungan maksimal pada tingkat model, terutama pada mesin GPT-5 terbaru yang menjadi motor penggerak fitur ini.

Dukungan, Bukan Pengganti Medis

Perlu digarisbawahi bahwa ChatGPT Health dirancang untuk mendukung, bukan menggantikan layanan kesehatan profesional. 

Fitur ini tidak ditujukan untuk memberikan diagnosis mandiri ataupun menentukan pengobatan. Fokus utamanya adalah membantu pengguna memahami pola kesehatan mereka dari waktu ke waktu sehingga mereka merasa lebih siap saat berkonsultasi dengan ahli medis.

Ketersediaan dan Akses

Saat ini, akses ChatGPT Health akan diberikan secara bertahap. Seluruh pengguna ChatGPT sudah dapat bergabung dalam daftar tunggu (waitlist) untuk mendapatkan kesempatan mencoba fitur ini selama masa pengujian. 

Setelah akses diberikan, pengguna cukup memilih menu "Health" pada bilah sisi (sidebar) aplikasi untuk memulai pengalaman baru dalam memantau kesehatan mereka. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya