Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
OPENAI yang merupakan perusahaan kecerdasan buatan (AI) semenjak tahun 2015, telah berkembang secara pesat. Pascakehebohan tahun lalu setelah mengakuisisi startup milik mantan Kepala Desain Apple, Jony Ive, tahun 2026 ini OpenAI hadir dengan membawa gebrakan baru yang dinilai “menantang” AirPods.
Semenjak peluncuran ChatGPT pada 2022, OpenAI telah meningkatkan bisnis konsumennya secara signifikan. Langkah mengakuisisi startup milik Ive menjadi strategi OpenAI untuk bersaing langsung dengan Apple di bidang perangkat keras sehingga semakin menekan produsen iPhone tersebut. Apple pun dikabarkan juga kesulitan dalam mengembangkan fitur AI yang mampu untuk mengimbangi teknologi terbaru dari OpenAI dan Google.
Dimulai dari November 2025 lalu, Sam Altman, Direktur Utama OpenAI, telah menggambarkan perangkat potensial sebagai perangkat yang lebih “tenang dan damai” daripada gawai keluaran Apple. Laporan sebelumnya menujukkan OpenAI berencana untuk membuat perangkat tanpa layar dan mudah dimasukkan ke dalam saku. Meskipun perusahaan tidak memberikan detail apapun, salah satu pembocor informasi di Asia, Smart Pikachu, melalui akun X bernama @zhihuipikachu, membeberkan produk audio khusus milik OpenAI yang diberi nama “Sweetpea.”
“Sweetpea kini menjadi prioritas utama karena tim Jony Ive memprioritaskannya. Peluncurannya diperkirakan sekitar bulan September, proyeksi volume 40-50 juta unit pada tahun pertama. Hanya beberapa detail yang saat ini diketahui, seperti desain perangkat keras yang dikatakan "unik, belum pernah dilihat sebelumnya" dan perangkat utama yang terbuat dari logam dan menyerupai bentuk cangkang telur,” tulis Smart Pikachu dalam akun X miliknya.
Dari bocoran tersebut, publik berspekulasi bahwa Sweetpea akan memiliki desain unik dibandingkan earbud yang sudah ada. Selain itu, earbud keluaran OpenAI ini dikabarkan dapat bekerja dengan prosesor dua nanometer dan mampu menangani tugas AI secara sederhana. Kabar lain juga mencatat bahwa OpenAI sedang menjalin kemitraan dengan Foxconn dari Taiwan untuk proyek earbuds ini. Laporan tersebut mengatakan bahwa OpenAI menargetkan pengiriman dari 40 hingga 50 juta unit pada tahun pertama penjualan.
Meskipun terkesan ambisius, menggantikan earbud yang sudah ada dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi suatu tantangan apabila tidak didampingi dengan integrasi yang kuat dengan sistem operasinya. (TechCrunch/X/@zhihuipikachu/Z-2)
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Daya tahan menjadi salah satu keunggulan dari Earbud ini, casingnya memperpanjang daya tahan baterainya hingga 33 jam dengan ANC aktif (43 jam nonaktif)
GOOGLE resmi mengumumkan tanggal perilisan ponsel terbaru mereka yaitu Google Pixel 10 Series, deretan perangkat itu dijadwalkan rilis pada 20 Agustus mendatang,
Fikri mengatakan alat dengar yang digunakan sehari-hari disarankan memiliki noise cancelling sehingga tidak membuat pemakai mudah menaikan volume
Tersedia tiga mode khusus, yaitu Music, Movie, dan Podcast yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved