Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM raksasa produsen cip, Nvidia, mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan Senin (2/2) menyusul laporan mengenai tersendatnya rencana investasi senilai US$100 miliar (sekitar Rp1.570 triliun) ke OpenAI. Hingga pukul 11:18 pagi waktu setempat, saham Nvidia terpantau melemah 1,1%.
Ketidakpastian ini mencuat setelah Wall Street Journal melaporkan adanya keraguan di internal perusahaan mengenai kesepakatan tersebut. Sebelumnya, pada September lalu, Nvidia telah mengumumkan perjanjian untuk membangun daya komputasi minimal 10 gigawatt bagi OpenAI, dibarengi komitmen investasi hingga $100 miliar.
Laporan menyebutkan CEO Nvidia, Jensen Huang, sempat mengutarakan kepada rekan industrinya pada akhir tahun lalu komitmen tersebut bersifat tidak mengikat dan belum final. Huang dikabarkan mengkritik kurangnya disiplin dalam strategi bisnis OpenAI serta mencemaskan persaingan dari rival seperti Google (Alphabet) dan Anthropic.
Namun, selama akhir pekan kemarin, Huang membantah keras klaim ketidaksukaannya terhadap OpenAI dan menyebut isu tersebut sebagai "omong kosong". Meski demikian, ia menegaskan kembali bahwa total investasi tersebut tidak akan melebihi angka US$100 miliar.
"Kami akan melakukan investasi besar di OpenAI. Saya percaya pada OpenAI, pekerjaan yang mereka lakukan luar biasa, mereka adalah salah satu perusahaan paling konsekuensial di zaman kita, dan saya sangat senang bekerja dengan Sam (Altman)," ujar Huang.
Ia menambahkan Sam Altman saat ini tengah dalam proses menutup putaran pendanaan tersebut. "Kami pasti akan terlibat. Kami akan menginvestasikan dana yang sangat besar, mungkin investasi terbesar yang pernah kami lakukan," imbuhnya kepada Bloomberg.
Sarah Kunst, direktur pelaksana di Cleo Capital, menilai pasar merasa cemas karena Huang tidak memberikan angka pasti. Perdebatan publik antara investor dan perusahaan rintisan (startup) seperti ini dinilai tidak biasa.
Analis dari Wedbush, Dan Ives, melihat ketidakpastian ini dipicu oleh kekhawatiran seputar praktik circular financing di industri AI. Istilah ini merujuk pada perusahaan AI besar yang saling berinvestasi satu sama lain, sebuah praktik yang dikhawatirkan mengaburkan gambaran profitabilitas asli perusahaan-perusahaan tersebut.
"Ini adalah bagian dari negosiasi dan langkah Nvidia untuk memastikan kompetitor lain, seperti Alphabet dan lainnya, tidak ikut diuntungkan oleh investasi Nvidia ke OpenAI," tulis Ives dalam catatannya.
Ives meyakini bahwa pada akhirnya Nvidia akan tetap menanamkan modal dalam jumlah besar mendekati kisaran US$100 miliar. Langkah ini diharapkan dapat mematahkan narasi pesimistis para skeptis mengenai OpenAI yang dianggap "terlalu besar untuk gagal" (too big to fail). (CNBC/Z-2)
OpenAI catat lonjakan prompt Ramadhan 85% di ChatGPT Indonesia. Simak cara optimasi AI untuk menu sahur, jadwal ibadah, dan ide bisnis via Agent Mode.
OpenAI meluncurkan serangkaian panduan berupa prompt praktis yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola keseharian mereka agar tetap terarah selama bulan Ramadan.
OpenAI dikabarkan mengembangkan smart speaker canggih dengan kamera, AI proaktif, dan teknologi pengenalan wajah. Perangkat ini diprediksi rilis pada 2027 dan menantang Amazon serta Google.
OpenAI dikabarkan menyiapkan earbuds AI bernama Sweetpea hasil kolaborasi tim Jony Ive, dengan desain unik dan teknologi canggih yang menantang AirPods.
Para pelaku mengeksploitasi fitur undangan grup (team invitation) untuk mengirimkan email spam dari alamat resmi OpenAI, sehingga pesan tersebut tampak sah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved