Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Eropa menuduh perusahaan teknologi AS, Google dan Apple, melanggar aturan digital dalam tindakan bersejarah yang berpotensi meningkatkan ketegangan transatlantik dengan Donald Trump.
Presiden AS berusaha menekan Uni Eropa agar mundur dari regulasi ketat terhadap perusahaan teknologi Amerika, dengan memperingatkan ia dapat membalas dengan memberlakukan tarif pada perusahaan asing.
Namun, Komisi Eropa tetap melanjutkan tindakan penegakan hukum terhadap Apple dan Alphabet, perusahaan induk Google dengan menuduh mereka melanggar Undang-Undang Pasar Digital Uni Eropa (Digital Markets Act/DMA).
Pelanggaran terhadap DMA dapat mengakibatkan denda sebesar 10% dari pendapatan global perusahaan, atau 20% jika mereka mengulanginya. Berdasarkan pendapatan Apple tahun 2024 yang mencapai US$391 miliar, denda maksimalnya bisa mencapai hampir US$80 miliar.
Komisi Eropa mengatakan mereka memiliki "pandangan awal" mesin pencari Google memprioritaskan hasil yang mengarah ke layanan Alphabet sendiri dibandingkan dengan pesaingnya, yang melanggar ketentuan untuk memperlakukan layanan pihak ketiga secara "transparan, adil, dan non-diskriminatif."
Selain itu, Komisi Eropa menyatakan Google Play, toko aplikasi milik Google, mencegah pengembang mengarahkan konsumen ke saluran lain yang mungkin menawarkan penawaran lebih baik.
Komisi juga memberi tahu Apple, mereka harus membuat sistem operasinya tersedia untuk perangkat yang dibuat oleh pesaing, seperti smartphone dan headphone nirkabel, atau menghadapi kemungkinan investigasi dan denda.
Perintah ini bertujuan mendorong persaingan dengan memungkinkan produsen teknologi pesaing untuk terhubung dengan perangkat Apple, seperti iPad dan iPhone.
Uni Eropa juga mengeluarkan perintah kedua terhadap Apple, menetapkan jadwal dan metodologi yang rinci tentang bagaimana Apple harus menanggapi permintaan dari pengembang aplikasi untuk membuka sistemnya.
Juru bicara Apple mengatakan: “Keputusan hari ini membebani kami dengan birokrasi, memperlambat kemampuan Apple untuk berinovasi bagi pengguna di Eropa, dan memaksa kami memberikan fitur baru secara gratis kepada perusahaan yang tidak harus mengikuti aturan yang sama.”
Perusahaan menambahkan: “Ini buruk bagi produk kami dan pengguna kami di Eropa. Kami akan terus bekerja sama dengan Komisi Eropa untuk membantu mereka memahami kekhawatiran kami atas nama pengguna kami.”
Direktur senior persaingan di Google, Oliver Bethell, menulis dalam sebuah blog: “Temuan Komisi mengharuskan kami membuat lebih banyak perubahan dalam cara kami menampilkan jenis hasil pencarian tertentu, yang akan menyulitkan orang menemukan apa yang mereka cari dan mengurangi lalu lintas ke bisnis di Eropa.”
Ia mengatakan jika perusahaan tidak dapat membebankan biaya yang wajar untuk mendukung pengembangan berkelanjutan Android dan layanan Play, maka mereka tidak akan dapat berinvestasi dalam platform terbuka.
Kepala persaingan Uni Eropa, Teresa Ribera, mengatakan blok tersebut “hanya menerapkan hukum dan memberikan kepastian regulasi baik kepada Apple maupun pengembang.”
Brussels telah membuka proses sejak September untuk memastikan Apple mematuhi DMA.
Uni Eropa juga sedang menyelidiki Meta, induk Facebook dan Instagram, terkait model “bayar atau setuju,” di mana pengguna membayar biaya bulanan untuk versi platform media sosial bebas iklan yang tidak menggunakan data pribadi mereka untuk tujuan periklanan.
Trump telah mengindikasikan ia akan mempertimbangkan tindakan regulasi terhadap perusahaan-perusahaan AS dalam keputusannya untuk memberlakukan tarif terhadap barang asing.
Sementara itu, Wakil Presiden AS, JD Vance, mengecam regulasi AI yang berlebihan dalam kritik yang ditujukan pada Undang-Undang Kecerdasan Buatan Uni Eropa yang luas.
AS juga menentang rencana Inggris untuk pajak layanan digital, di tengah serangan rutin dari Elon Musk—pemilik X—terhadap Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Vance juga mengkritik Undang-Undang Keamanan Online Inggris, dengan mengklaim bulan lalu bahwa kebebasan berbicara di Inggris “sedang mengalami kemunduran.”
Namun, pemerintah Inggris menegaskan bahwa undang-undang tersebut tidak akan menjadi alat tawar-menawar dalam negosiasi antara pemerintahan Trump dan Inggris terkait tarif perdagangan. (The Guardian/Z-2)
Google menyarankan agar pengguna yang ponselnya tidak dapat menerima pembaruan melewati Android 12 segera meningkatkan perangkatnya.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
PERS Indonesia dalam kondisi tidak baik-baik saja secara ekonomi. Kelangsungan hidup pers secara ekonomi terancam.
Google Ads merupakan platform periklanan digital milik Google yang digunakan untuk membuat, memantau, dan mengelola kampanye iklan secara efektif.
Saksi di sidang Tipikor ungkap Google raup Rp630 ribu per lisensi CDM dalam proyek Chromebook yang menjerat eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
GOOGLE dikabarkan tengah mengembangkan fitur ‘Tap To Edit’ untuk sistem balasan otomatis pada aplikasi pesan instan Google Massages, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna mengedit pesan.
Intip bocoran iPhone 18 Pro Max 2026. Hadir dengan chip A20 Pro 2nm, kamera variable aperture, dan desain under-display Face ID terbaru.
Apple merilis Release Candidate iOS 26.3, macOS Tahoe 26.3, hingga watchOS 26.3. Versi final diperkirakan segera meluncur ke publik.
Apple dirumorkan merilis iPhone Fold pada 2026. Ponsel lipat pertama Apple ini disebut membawa baterai hingga 5.500 mAh serta perubahan besar pada desain tombol dan kamera.
SEORANG pengguna X (dulu Twitter) dengan akun @lanevychs membagikan kisah saat perangkat MacBook Air M1 miliknya berhasil menyelamatkannya dari tembakan Rusia.
Dr. Lauren Cheung, pakar medis senior di tim kesehatan Apple, mengungkapkan bahwa banyak pengguna belum memaksimalkan fitur tersembunyi Apple Watch.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1 Januari 2026. Simak panduan update, fitur AirTag 2, dan daftar iPhone yang kompatibel mulai iPhone 11 hingga iPhone 17.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved