Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTEROID bernama 2024 YR4 telah ditemukan oleh para ilmuwan dan diperkirakan akan mendekati Bumi pada 22 Desember 2032.
Berdasarkan data dari Center of Near-Earth Object Studies (CNEOS) NASA, asteroid ini akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi sekitar 106.200 kilometer, yang lebih dekat dibandingkan jarak rata-rata Bulan ke Bumi.
Asteroid 2024 YR4 memiliki ukuran sekitar 55 hingga 60 meter, sebanding dengan lapangan sepak bola. Jika terjadi tabrakan, energi yang dilepaskan diperkirakan mencapai 8 megaton, lebih dari 500 kali lipat kekuatan bom atom Hiroshima.
Namun, hingga saat ini, ilmuwan memperkirakan peluang tabrakan langsung dengan Bumi sekitar 1 banding 83, sehingga risiko tetap ada tetapi masih tergolong rendah.
Meskipun perhitungan awal menunjukkan bahwa asteroid ini tidak memiliki jalur tabrakan langsung dengan Bumi, para astronom akan terus melakukan pemantauan lebih lanjut.
Orbit asteroid bisa mengalami perubahan akibat pengaruh gravitasi benda langit lain, sehingga data akan terus diperbarui untuk memastikan keselamatan Bumi.
Para ilmuwan terus mengembangkan teknologi deteksi dan mitigasi asteroid yang dapat membahayakan Bumi.
Beberapa metode yang sedang dikembangkan termasuk teknologi defleksi asteroid dengan pesawat ruang angkasa atau penggunaan ledakan terkendali untuk mengubah jalurnya.
Untuk saat ini, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu mengikuti perkembangan terbaru dari para astronom.
Dengan pemantauan ketat dari badan antariksa dunia, asteroid 2024 YR4 diharapkan tidak akan menjadi ancaman besar bagi kehidupan di Bumi.
Namun, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya penelitian terhadap benda langit yang berpotensi berbahaya. (Z-10)
Sumber:
International Astronomical Union (IAU) secara resmi mengabadikan nama Bayu Risanto sebagai nama sebuah asteroid.
2025 MN45 harus tersusun dari material yang sangat kokoh agar tidak hancur akibat gaya sentrifugal dari putarannya yang ekstrem.
Asteroid raksasa memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun lalu, namun mamalia bertahan. Simak faktor evolusi dan adaptasi yang membuat mamalia selamat dari kepunahan massal.
Sistem peringatan dini benturan benda langit Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) berhasil mendeteksi sebuah objek yang melintas melalui Tata Surya.
Para ilmuwan NASA baru saja mengumumkan penemuan sebuah “bulan mini” baru, yaitu sebuah asteroid kecil bernama 2025 PN7 yang akan bergerak seiring dengan Bumi
NASA tengah memantau pergerakan tiga asteroid yang melintas dekat Bumi dalam rentang waktu hanya dua hari.
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Melalui program Send Your Name to Space with Artemis II, siapa pun kini bisa mengirimkan nama mereka untuk mengorbit Bulan secara simbolis pada misi berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun.
Panduan lengkap cara mengirim nama ke Bulan melalui misi NASA Artemis 2. Pelajari prosedur, teknologi microchip, dan batas waktu pendaftaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved