Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Jupiter Pimpin Parade 6 Planet Maret 2026: Cara Lihat dari Indonesia

Media Indonesia
01/3/2026 13:22
Jupiter Pimpin Parade 6 Planet Maret 2026: Cara Lihat dari Indonesia
Ilustrasi(Dok NASA)

Memasuki Maret 2026, planet terbesar di tata surya kita, Jupiter, menjadi pusat perhatian dunia astronomi. Bukan hanya karena posisinya yang mendominasi langit malam dalam fenomena "Parade Planet", tetapi karena data terbaru dari wahana antariksa Juno milik NASA yang baru saja dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy.

Revisi Dimensi: Jupiter Ternyata Lebih "Gepeng"

Data radio okultasi dari 13 lintasan terbang (flyby) Juno mengungkapkan bahwa Jupiter sedikit lebih kecil dari yang selama ini dipercayai. Para ilmuwan menemukan bahwa jari-jari ekuator Jupiter sekitar 8 kilometer lebih sempit, sementara kutubnya 24 kilometer lebih datar (gepeng) dibandingkan estimasi misi Pioneer dan Voyager tahun 1970-an.

Hal ini disebabkan oleh rotasi planet yang sangat cepat, yang menciptakan tonjolan di ekuator lebih ekstrem. Penemuan ini krusial karena ukuran Jupiter digunakan sebagai standar kalibrasi untuk memodelkan planet raksasa di sistem bintang lain (eksoplanet).

Pertemuan dengan Komet Antarbintang 3I/ATLAS

Selain temuan fisik, Jupiter dijadwalkan akan berpapasan dengan komet antarbintang 3I/ATLAS pada pertengahan Maret 2026. Komet ini diprediksi akan berada dalam jarak 53,6 juta kilometer dari sang raksasa gas.

Info Penting: NASA telah menyiapkan instrumen Juno, termasuk antena radio frekuensi rendah, untuk mengamati interaksi magnetosfer Jupiter dengan material komet antarbintang tersebut selama periode pendekatan ini.

Cara Melihat Jupiter di Langit Maret

Bagi masyarakat di Indonesia, Jupiter saat ini tampak sebagai objek menyerupai bintang yang sangat terang di langit tenggara setelah matahari terbenam. Pada awal Maret 2026, Jupiter menjadi bagian dari parade enam planet (Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) yang tampak sejajar dari perspektif Bumi.

Untuk pengamatan optimal, gunakan teropong atau teleskop kecil untuk melihat empat bulan terbesarnya (Io, Europa, Ganymede, dan Callisto) yang tampak sebagai titik cahaya kecil di sisi planet.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya