Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Memasuki Maret 2026, planet terbesar di tata surya kita, Jupiter, menjadi pusat perhatian dunia astronomi. Bukan hanya karena posisinya yang mendominasi langit malam dalam fenomena "Parade Planet", tetapi karena data terbaru dari wahana antariksa Juno milik NASA yang baru saja dipublikasikan di jurnal Nature Astronomy.
Data radio okultasi dari 13 lintasan terbang (flyby) Juno mengungkapkan bahwa Jupiter sedikit lebih kecil dari yang selama ini dipercayai. Para ilmuwan menemukan bahwa jari-jari ekuator Jupiter sekitar 8 kilometer lebih sempit, sementara kutubnya 24 kilometer lebih datar (gepeng) dibandingkan estimasi misi Pioneer dan Voyager tahun 1970-an.
Hal ini disebabkan oleh rotasi planet yang sangat cepat, yang menciptakan tonjolan di ekuator lebih ekstrem. Penemuan ini krusial karena ukuran Jupiter digunakan sebagai standar kalibrasi untuk memodelkan planet raksasa di sistem bintang lain (eksoplanet).
Selain temuan fisik, Jupiter dijadwalkan akan berpapasan dengan komet antarbintang 3I/ATLAS pada pertengahan Maret 2026. Komet ini diprediksi akan berada dalam jarak 53,6 juta kilometer dari sang raksasa gas.
Bagi masyarakat di Indonesia, Jupiter saat ini tampak sebagai objek menyerupai bintang yang sangat terang di langit tenggara setelah matahari terbenam. Pada awal Maret 2026, Jupiter menjadi bagian dari parade enam planet (Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) yang tampak sejajar dari perspektif Bumi.
Untuk pengamatan optimal, gunakan teropong atau teleskop kecil untuk melihat empat bulan terbesarnya (Io, Europa, Ganymede, dan Callisto) yang tampak sebagai titik cahaya kecil di sisi planet.
Pada 28 Februari, enam planet akan muncul sesaat setelah matahari terbenam. Enam planet tersebut, yaitu Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter.
Februari 2026 menghadirkan parade planet langka. Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter akan terlihat bersamaan, puncaknya pada 28 Februari.
Fenomena parade planet akan menghadirkan enam planet di langit malam pada akhir Februari.
Panduan lengkap cara melihat parade 6 planet sejajar akhir Februari 2026. Tips lokasi, waktu terbaik di Indonesia, dan alat yang dibutuhkan.
Temukan jadwal lengkap dan cara melihat parade 6 planet sejajar pada Februari 2026 dari wilayah Indonesia. Fenomena langka di awal Ramadan!
Berbeda dengan Bumi yang memiliki lempeng tektonik yang saling bertabrakan atau menjauh, Bulan hanya memiliki satu kerak yang utuh dan berkesinambungan.
NASA terpaksa menarik mundur roket SLS misi Artemis II dari landasan luncur akibat gangguan aliran helium. Peluncuran ke bulan kini dijadwalkan paling cepat April.
NASA telah merilis laporan temuan dari Tim Investigasi mengenai Uji Penerbangan Berawak Boeing CST-100 Starliner.
Wahana Curiosity milik NASA menemukan formasi geologi unik berbentuk “jaring laba-laba” di Mars. Fenomena boxwork ini diyakini terbentuk dari aktivitas air purba.
Februari 2026 menghadirkan parade planet langka. Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter akan terlihat bersamaan, puncaknya pada 28 Februari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved