Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026 menjadi tahun yang sibuk bagi para pengamat langit dengan beberapa kesempatan untuk menyaksikan hujan meteor, planet, hingga gerhana di langit. Tidak terkecuali parade planet yang akan menghiasi langit malam pada 28 Februari ini.
Pada 28 Februari, enam planet akan muncul sesaat setelah matahari terbenam. Enam planet tersebut, yaitu Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter.
Parade planet terjadi ketika beberapa planet terlihat di langit pada waktu yang bersamaan, tergantung pada konfigurasinya.
Sebenarnya, susunan planet semacam ini tidak terlalu langka. Pada Januari 2025 lalu, parade enam planet sempat terjadi dan begitu pula parade empat planet yang terjadi pada Agustus 2025.
Secara visual, parade planet akan terlihat membentuk lengkungan longgar. Terkadang, planet-planet ini membentang dari cakrawala ke cakrawala. Beberapa planet bahkan bersinar lebih terang, seperti Venus atau Jupiter.
Parade planet nampak berjejer karena alasan geometri. Planet-planet mengorbit matahari pada bidang yang sama yang disebut sebagai ekliptika. Ketika dilihat dari Bumi, bidang itu terkompresi menjadi garis lurus.
Ketika matahari terbenam, objek langit pertama yang diperhatikan adalah Bulan yang nampak besar dan terang. Selain itu, akan ada “bintang” terang yang bersinar dekat Bulan. Bintang itu adalah Jupiter.
Di arah cakrawala barat, Anda dapat melihat gugusan tiga planet lainnya yang akan segera terbenam setelah Matahari.
Venus adalah planet yang paling terang dan berada sangat dekat dengan cakrawala Matahari terbenam yang terlihat di langit senja. Anda dapat menemukan Venus berada sangat rendah di langit.
Merkurius yang mengorbit satu langkah lebih dekat ke Venus juga akan terlihat di barat setelah Matahari terbenam. Planet ini lebih redup dan sulit diamati karena kecerahannya cepat memudar dan berada sangat rendah di cakrawala barat.
Selanjutnya, Saturnus akan berada lebih tinggi dari Venus dan Merkurius. Saturnus cukup terang dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Planet ini akan nampak sebagai bintang keemasan di barat saat langit semakin gelap
Berikut adalah urutan enam planet dari ufuk barat ke timur:
Keenam planet yang akan menghiasi langit malam sebenarnya sudah terlihat selama beberapa hari sebelum tanggal 28 Februari. Namun, pada tanggal 28 Februari-lah keenam planet itu nampak bersamaan dalam waktu singkat setelah matahari terbenam.
Empat dari enam planet ini akan terlihat dengan mata telanjang jika cuaca memungkinkan. Planet Uranus dan Neptunus dapat disaksikan dengan menggunakan teleskop. Sementara itu, Merkurius sulit ditemukan karena ukurannya yang kecil dan hanya terlihat tepat menjelang Matahari terbit atau terbenam.
Untuk menyaksikan parade planet ini, Anda harus memiliki pandangan yang jelas ke cakrawala bagian barat. Anda harus memiliki cakrawala datar tanpa bangunan, pohon, atau penghalang lainnya yang dapat menghalangi pandangan Anda.
Anda juga dapat menggunakan peta bintang untuk menemukan keenam planet karena planet yang lebih redup mudah dikelirukan dengan bintang. (National Geographic, EarthSky, X/@brin_indonesia/Z-1)
Februari 2026 menghadirkan parade planet langka. Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter akan terlihat bersamaan, puncaknya pada 28 Februari.
Fenomena parade planet akan menghadirkan enam planet di langit malam pada akhir Februari.
Panduan lengkap cara melihat parade 6 planet sejajar akhir Februari 2026. Tips lokasi, waktu terbaik di Indonesia, dan alat yang dibutuhkan.
Temukan jadwal lengkap dan cara melihat parade 6 planet sejajar pada Februari 2026 dari wilayah Indonesia. Fenomena langka di awal Ramadan!
Fenomena astronomi langka akan menyapa langit Bumi pada akhir Februari 2026 lewat peristiwa yang dikenal sebagai parade enam planet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved