Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING dengan berkembangnya teknologi, ponsel telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Namun, ada kekhawatiran tentang radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel dan dampaknya terhadap kesehatan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan radiasi ponsel dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk kanker.
Baca juga : Waspada! 7 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Mengakibatkan Kanker
Berikut adalah daftar 10 ponsel dengan tingkat radiasi paling tinggi berdasarkan Specific Absorption Rate (SAR).
Tingkat radiasi ponsel diukur berdasarkan Specific Absorption Rate (SAR), yang menunjukkan jumlah radiasi elektromagnetik yang diserap oleh tubuh saat menggunakan ponsel.
Beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya tingkat radiasi pada ponsel tertentu meliputi:
Baca juga : Pengembangan Vaksin mRNA dan Pemeriksaan Genomik untuk Pencegahan Kasus Kanker
Desain dan Struktur Ponsel: Antena yang digunakan dalam ponsel dapat mempengaruhi jumlah radiasi yang dipancarkan. Ponsel dengan desain tertentu mungkin memiliki antena yang lebih kuat yang dapat menghasilkan radiasi lebih tinggi.
Kekuatan Sinyal: Ponsel yang sering digunakan di area dengan sinyal lemah cenderung memancarkan lebih banyak radiasi karena perangkat harus bekerja lebih keras untuk mencari dan mempertahankan koneksi.
Fitur dan Teknologi: Beberapa fitur ponsel, seperti konektivitas 4G dan 5G, dapat meningkatkan tingkat radiasi karena mereka menggunakan frekuensi yang lebih tinggi untuk mengirim dan menerima data.
Baca juga : Lagi Cari 3 HP dengan Kamera 0,5 Terbaik? Simak Bocorannya Harga Mulai Rp1 Jutaan
Penggunaan Ponsel: Waktu dan cara penggunaan ponsel juga mempengaruhi paparan radiasi. Penggunaan ponsel untuk panggilan telepon, terutama dalam waktu yang lama, dapat meningkatkan paparan radiasi ke kepala dan tubuh.
Meskipun ponsel adalah alat yang penting dalam kehidupan modern, penting untuk menggunakannya dengan bijak untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Dengan memahami tingkat radiasi dari berbagai ponsel, pengguna dapat membuat keputusan yang lebih informasi tentang penggunaan perangkat mereka. (Z-10)
Penggunaan kloset duduk dalam durasi yang lama memicu peningkatan tekanan di area tersebut, terutama saat seseorang mengejan.
Asus tidak akan merilis ponsel terbaru sepanjang tahun 2026. Menjadikan Zenfone 12 Ultra bakal menjadi ponsel terakhir yang dikeluarkan perusahaan teknologi asal Taiwan itu.
ASUS Zenfone 12 Ultra dikabarkan akan menjadi ponsel terakhir yang dirilis Asus untuk sementara waktu.
Nokia G26 menawarkan desain modern, kapasitas baterai besar, dan sistem operasi Android 14 yang ringan tanpa aplikasi tambahan yang mengganggu.
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved