Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI WhatsApp mengumumkan fitur baru untuk pengguna bisnis saat acara global, Conversations, di São Paulo, Brasil. Fitur pertama yaitu menghadirkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan. Fitur AI dapat membantu bisnis mendapatkan bantuan yang mereka cari, sekaligus menemukan produk dan layanan baru.
"Kami memperkenalkan beberapa cara bagi berbagai jenis bisnis untuk menggunakan AI dalam menjawab pertanyaan terpopuler yang diterima, sehingga Anda bisa mendapatkan jawaban yang tepat dengan cepat," tulis pihak WhatsApp melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Jumat (7/6).
WhatsApp juga mengintegrasikan fitur AI untuk membuat iklan yang dapat ditayangkan di Instagram atau Facebook, serta membantu memastikan agar bisnis menindaklanjuti pelanggan yang bersedia dihubungi. Salah satu contoh ialah untuk mengingatkan bahwa ada item yang tertinggal di troli atau menawarkan diskon untuk pembelian yang sudah lama dinantikan.
Baca juga : WhatsApp akan Memiliki Chatbot AI
WhatsApp mulai meluncurkan Verifikasi Meta di aplikasi WhatsApp bisnis di Brazil, India, Indonesia, dan Kolombia. Ketika pengguna melihat lencana verifikasi Meta, artinya bisnis sudah mendaftarkan informasi mereka ke Meta dan mendapatkan perlindungan dari peniruan identitas.
Bisnis yang menggunakan Verifikasi Meta juga akan menerima dukungan akun tingkat lanjut dari Meta dan dapat menggunakan WhatsApp di seluruh perangkat untuk karyawannya. Pengguna juga akan melihat lencana verifikasi Meta yang sama untuk bisnis tersebut di Saluran atau Channel dan halaman WhatsApp khusus mereka yang dapat dibagikan dengan mudah di media sosial dan situs web.
"Kami berharap dapat segera memperluas layanan penting ini ke lebih banyak bisnis dan negara," tulis WhatsApp.
Baca juga : Meta Tutup Alat Pelacak Kebohongan Viral CrowdTangle pada Tahun Pemilu
CEO Meta Mark Zuckerberg mengungkapkan pihaknya memiliki beberapa pembaruan menarik yang akan membuka peluang baru bagi bisnis kecil yang menggunakan aplikasi bisnis WhatsApp. Ia mengaku AI berpotensi membantu bisnis dalam merespons kebutuhan pelanggan di masa depan. Selain itu, AI telah membantu banyak bisnis menjangkau pelanggan dengan mengirimkan pesan yang relevan untuk mereka.
"Mulai hari ini, fitur pengiriman terbaru kami akan memanfaatkan sistem AI kami untuk membantu bisnis mengirimkan pesan yang tepat kepada pelanggan yang tepat melalui WhatsApp. Hingga saat ini, bisnis biasanya akan mengirim pesan ke semua pelanggan yang menyatakan ingin mendapatkan pembaruan
melalui WhatsApp. Kini Anda dapat menggunakan Ads Manager (Pengelola Iklan) untuk mengirim pesan kepada pelanggan yang kemungkinan besar tertarik dengan produk Anda berkat sistem AI kami yang dapat merekomendasikan ke sekumpulan penerima yang sesuai," kata Zuckerberg.
Baca juga : Sempat Down di Dini Hari, WhatsApp, Instagram, dan Facebook Kembali Normal
Zuckerberg mengatakan pihaknya sedang menguji sebuah cara baru bagi bisnis untuk menggunakan AI untuk membuat iklan yang mengarahkannya ke WhatsApp langsung dari aplikasi WhatsApp Business. Dengan demikian, setiap pemilik bisnis dapat dengan mudah membuat iklan yang engaging dan efisien secara gratis, serta lebih mudah mengajak orang untuk memulai percakapan.
Selain AI, Zuckerberg mengatakan fitur Meta Verified untuk WhatsApp akan lebih mudah bagi bisnis kecil untuk membangun kredibilitas dengan pelanggan dan memperkuat brand. Bisnis di WhatsApp akan mendapatkan lencana terverifikasi, perlindungan terhadap peniruan identitas, prioritas dukungan akun, dan berbagai fitur lainnya untuk meningkatkan visibilitas.
Fiturnya lainnya ialah WhatsApp memperluas cara bisnis yang dapat mendukung pelanggannya dengan menyertakan fitur panggilan suara di platform WhatsApp Bisnis agar pelanggan dapat langsung menghubungi perusahaan saat melakukan
pembelian besar atau mengajukan pertanyaan lebih kompleks yang tidak dapat diselesaikan melalui chat. (Z-8)
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
PENDIDIKAN abad ke-21 menghadapi tantangan bagaimana mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Teknologi i-BU (dibaca: ai-bu) merupakan hasil kolaborasi antara tim produksi film Esok Tanpa Ibu dengan Meta.
Meta mulai menonaktifkan akun Instagram, Facebook, dan Threads milik anak di bawah 16 tahun sebelum aturan larangan media sosial Australia berlaku 10 Desember.
Penyidik kini menelusuri aktivitas media sosial diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dan dugaan ponsel almarhum yang masih aktif, termasuk berkoordinasi dengan pihak Meta
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved