Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI WhatsApp mengumumkan fitur baru untuk pengguna bisnis saat acara global, Conversations, di São Paulo, Brasil. Fitur pertama yaitu menghadirkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan. Fitur AI dapat membantu bisnis mendapatkan bantuan yang mereka cari, sekaligus menemukan produk dan layanan baru.
"Kami memperkenalkan beberapa cara bagi berbagai jenis bisnis untuk menggunakan AI dalam menjawab pertanyaan terpopuler yang diterima, sehingga Anda bisa mendapatkan jawaban yang tepat dengan cepat," tulis pihak WhatsApp melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Jumat (7/6).
WhatsApp juga mengintegrasikan fitur AI untuk membuat iklan yang dapat ditayangkan di Instagram atau Facebook, serta membantu memastikan agar bisnis menindaklanjuti pelanggan yang bersedia dihubungi. Salah satu contoh ialah untuk mengingatkan bahwa ada item yang tertinggal di troli atau menawarkan diskon untuk pembelian yang sudah lama dinantikan.
Baca juga : WhatsApp akan Memiliki Chatbot AI
WhatsApp mulai meluncurkan Verifikasi Meta di aplikasi WhatsApp bisnis di Brazil, India, Indonesia, dan Kolombia. Ketika pengguna melihat lencana verifikasi Meta, artinya bisnis sudah mendaftarkan informasi mereka ke Meta dan mendapatkan perlindungan dari peniruan identitas.
Bisnis yang menggunakan Verifikasi Meta juga akan menerima dukungan akun tingkat lanjut dari Meta dan dapat menggunakan WhatsApp di seluruh perangkat untuk karyawannya. Pengguna juga akan melihat lencana verifikasi Meta yang sama untuk bisnis tersebut di Saluran atau Channel dan halaman WhatsApp khusus mereka yang dapat dibagikan dengan mudah di media sosial dan situs web.
"Kami berharap dapat segera memperluas layanan penting ini ke lebih banyak bisnis dan negara," tulis WhatsApp.
Baca juga : Meta Tutup Alat Pelacak Kebohongan Viral CrowdTangle pada Tahun Pemilu
CEO Meta Mark Zuckerberg mengungkapkan pihaknya memiliki beberapa pembaruan menarik yang akan membuka peluang baru bagi bisnis kecil yang menggunakan aplikasi bisnis WhatsApp. Ia mengaku AI berpotensi membantu bisnis dalam merespons kebutuhan pelanggan di masa depan. Selain itu, AI telah membantu banyak bisnis menjangkau pelanggan dengan mengirimkan pesan yang relevan untuk mereka.
"Mulai hari ini, fitur pengiriman terbaru kami akan memanfaatkan sistem AI kami untuk membantu bisnis mengirimkan pesan yang tepat kepada pelanggan yang tepat melalui WhatsApp. Hingga saat ini, bisnis biasanya akan mengirim pesan ke semua pelanggan yang menyatakan ingin mendapatkan pembaruan
melalui WhatsApp. Kini Anda dapat menggunakan Ads Manager (Pengelola Iklan) untuk mengirim pesan kepada pelanggan yang kemungkinan besar tertarik dengan produk Anda berkat sistem AI kami yang dapat merekomendasikan ke sekumpulan penerima yang sesuai," kata Zuckerberg.
Baca juga : Sempat Down di Dini Hari, WhatsApp, Instagram, dan Facebook Kembali Normal
Zuckerberg mengatakan pihaknya sedang menguji sebuah cara baru bagi bisnis untuk menggunakan AI untuk membuat iklan yang mengarahkannya ke WhatsApp langsung dari aplikasi WhatsApp Business. Dengan demikian, setiap pemilik bisnis dapat dengan mudah membuat iklan yang engaging dan efisien secara gratis, serta lebih mudah mengajak orang untuk memulai percakapan.
Selain AI, Zuckerberg mengatakan fitur Meta Verified untuk WhatsApp akan lebih mudah bagi bisnis kecil untuk membangun kredibilitas dengan pelanggan dan memperkuat brand. Bisnis di WhatsApp akan mendapatkan lencana terverifikasi, perlindungan terhadap peniruan identitas, prioritas dukungan akun, dan berbagai fitur lainnya untuk meningkatkan visibilitas.
Fiturnya lainnya ialah WhatsApp memperluas cara bisnis yang dapat mendukung pelanggannya dengan menyertakan fitur panggilan suara di platform WhatsApp Bisnis agar pelanggan dapat langsung menghubungi perusahaan saat melakukan
pembelian besar atau mengajukan pertanyaan lebih kompleks yang tidak dapat diselesaikan melalui chat. (Z-8)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Teknologi i-BU (dibaca: ai-bu) merupakan hasil kolaborasi antara tim produksi film Esok Tanpa Ibu dengan Meta.
Meta mulai menonaktifkan akun Instagram, Facebook, dan Threads milik anak di bawah 16 tahun sebelum aturan larangan media sosial Australia berlaku 10 Desember.
Penyidik kini menelusuri aktivitas media sosial diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dan dugaan ponsel almarhum yang masih aktif, termasuk berkoordinasi dengan pihak Meta
Meta umumkan kepada pengguna di Australia berusia di bawah 16 tahun bahwa akun Facebook, Instagram, dan Threads mereka akan dinonaktifkan mulai 10 Desember.
Meta menghadirkan fitur baru di Threads untuk mendukung komunitas podcaster.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved