Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital, banyak perusahaan, terutama skala kecil dan menengah, masih menghadapi tantangan dalam proses rekrutmen yang memakan waktu dan biaya besar. Rata-rata, proses rekrutmen dapat menghabiskan hingga 150 jam kerja dan biaya sekitar Rp11,5 juta hanya untuk menyortir CV dan melakukan wawancara awal.
Menjawab tantangan tersebut, TalentGO.AI menghadirkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu perusahaan menemukan kandidat yang sesuai secara lebih efisien. Layanan B2B ini mencakup proses rekrutmen secara end-to-end, mulai dari pencarian kandidat, penilaian CV secara otomatis, hingga video interview untuk menyederhanakan tahapan seleksi.
CEO & Founder TalentGO.AI, Valencia Gabriella, menjelaskan bahwa platform ini berangkat dari pengalaman melihat kesenjangan antara kebutuhan perusahaan dan kesulitan kandidat dalam mencari pekerjaan.
“Perjalanan TalentGO.AI dimulai dari sebuah keresahan personal saya sejak tahun 2020. Saat itu, saya melihat sulitnya para kandidat dalam menemukan pekerjaan, namun di sisi lain para pemilik bisnis sering kali kesulitan mencari kandidat yang tepat,” ujar Valencia dalam siaran pers, Senin (2/3).
Menurutnya, tantangan utama dalam rekrutmen bukan hanya menemukan kandidat, tetapi juga proses administrasi manual yang memakan waktu, seperti penyaringan lamaran dan tahap seleksi awal.
Dengan dukungan teknologi AI sejak peluncurannya pada 2025, TalentGO.AI mengklaim mampu mempercepat proses rekrutmen hingga enam kali lebih cepat.
Platform ini bekerja dengan membaca pola dan konteks kandidat, bukan sekadar mencocokkan kata kunci. Hasilnya, kandidat dapat diurutkan berdasarkan tingkat kecocokan dengan kebutuhan posisi, sehingga proses seleksi dapat berlangsung lebih objektif dan efisien.
Selain mempercepat proses, sistem ini juga menghadirkan transparansi penilaian melalui indikator kompetensi yang dapat ditinjau oleh rekruter.
Di sisi lain, TalentGO.AI juga memberikan manfaat bagi kandidat dengan menyediakan umpan balik terhadap CV serta fitur latihan wawancara daring secara gratis.
Untuk menjangkau kebutuhan perusahaan yang beragam, layanan yang ditawarkan mencakup:
Screening mandiri berbasis AI
Layanan sourcing dan screening
Solusi end-to-end termasuk headhunter premium
Model layanan ini dirancang fleksibel, khususnya bagi UKM, tanpa kewajiban berlangganan.
“Dengan bantuan teknologi, pekerjaan manual dan repetitif dalam rekrutmen bisa dipersingkat dan dimudahkan. Namun, keputusan tetap ada pada manusia,” jelas Valencia.
Sejak peluncurannya, platform ini telah digunakan oleh lebih dari 50 perusahaan, mendukung lebih dari 130 posisi aktif, dan menjangkau lebih dari 30.000 kandidat dalam tiga bulan pertama.
TalentGO.AI juga mencatat tingkat keselarasan penilaian AI dengan standar rekruter berada pada kisaran 85–90 persen, dengan mekanisme evaluasi manual tetap disiapkan untuk memastikan keputusan akhir berada di tangan manusia.
“Melalui model yang kami tawarkan, rekrutmen dapat bertransformasi dari proses administratif yang panjang menjadi lebih ringkas, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis utama,” tutup Valencia.
Sejak resmi beroperasi di Indonesia pada Mei 2025, Dabeeo menunjukkan pertumbuhan pesat lewat kemitraan dengan berbagai grup perkebunan besar.
Tempat sampah AI Srikandi yang dikembangkan Nusabin kini memasuki fase implementasi.
Kawasan ASEAN tengah mendekati titik infleksi krusial, di mana investasi pada AI tumbuh lebih cepat dibandingkan belanja digital secara keseluruhan.
Komunitas AI di Indonesia melakukan terobosan inovatif dengan menggabungkan astrologi dengan kecanggihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence),
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Dalam pengelolaan talenta, AI digunakan untuk mengidentifikasi potensi karyawan, menganalisis kinerja, hingga memprediksi kebutuhan pengembangan kompetensi.
Aplikasi manajemen karyawan dari Media Inovasi Indonesia, EATS menggandeng OttoDigital, penyedia solusi digital terpadu, memperkuat transformasi digital bisnis di Indonesia.
Saat ini, 65% perusahaan di Asia Tenggara telah mengadopsi AI, meski 80% di antaranya masih dalam tahap awal implementasi.
Kualitas tenaga kerja pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kepemimpinan, kesehatan mental, serta keberlanjutan kesejahteraan pekerja.
Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2024 telah hadir sebagai forum SDM terbesar tahun ini. Gelaran tersebut diselenggarakan pada 13-15 November 2024 di Jiexpo Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved