Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN teknologi artificial intelligence (AI) kian mendorong transformasi fungsi human resources (HR) dari peran administratif menjadi mitra strategis bisnis. Pemanfaatan AI dinilai mampu memperkuat pengembangan kepemimpinan dan manajemen talenta secara lebih efektif, objektif, serta berbasis data.
Dalam pengelolaan talenta, AI digunakan untuk mengidentifikasi potensi karyawan, menganalisis kinerja, hingga memprediksi kebutuhan pengembangan kompetensi. Teknologi ini juga mempercepat proses rekrutmen dan membantu fungsi HR mengambil keputusan yang lebih akurat dalam pemetaan talenta internal maupun perencanaan suksesi.
Founder of Digimaster dan Coachee360, Dr. Elisa Indriasari, mengatakan pemanfaatan AI telah mengubah peran HR menjadi lebih strategis dalam mendukung keberlanjutan organisasi.
"Pemanfaatan AI menjadikan HR tidak lagi berfokus pada fungsi administratif semata, melainkan bertransformasi menjadi mitra strategis bisnis dalam menciptakan organisasi yang adaptif dan berkelanjutan," ujar Elisa dalam acara Future-Ready HR: Integrating AI into Talent Strategy di Jakarta, Kamis (22/1).
Meski demikian, Elisa menekankan bahwa penerapan AI di bidang HR tetap perlu memperhatikan aspek etika, perlindungan data karyawan, serta mitigasi potensi bias algoritma agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara optimal.
Di sisi pengembangan kepemimpinan, AI berperan dalam menilai potensi kepemimpinan karyawan melalui analisis data kinerja, umpan balik, serta perilaku kerja. AI juga memungkinkan penyusunan program pembelajaran yang dipersonalisasi, termasuk pelatihan berbasis simulasi dan virtual coaching, guna meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan kepemimpinan.
Dengan pemanfaatan AI yang tepat, Elisa menilai organisasi memiliki peluang lebih besar untuk menyiapkan pemimpin masa depan sekaligus mengelola talenta secara unggul di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Dalam kesempatan yang sama, Elisa juga meluncurkan Coachee360, sebuah AI-enabled coaching ecosystem yang dirancang untuk membantu organisasi membangun talenta yang siap menghadapi tantangan masa depan (future-ready).
Coachee360 mengintegrasikan metodologi professional coaching dengan teknologi untuk menghadirkan proses coaching yang lebih terstruktur, personal, dan terukur, selaras dengan kebutuhan bisnis serta pengembangan individu.
Elisa menjelaskan, Coachee360 dikembangkan sebagai respons atas transformasi dunia kerja dan meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap strategi pengembangan talenta yang adaptif, berkelanjutan, serta tetap berorientasi pada pertumbuhan yang human-centered.
"Coachee360 adalah platform coaching berbasis AI yang mendukung pengembangan kepemimpinan dan talenta melalui pendekatan holistik dan berbasis data. Platform ini mendorong pembelajaran berkelanjutan, efektivitas kepemimpinan, dan pertumbuhan organisasi yang berkesinambungan," kata Elisa.
Selain peluncuran platform, acara ini juga diisi diskusi mengenai penerapan AI secara praktis dalam fungsi HR, khususnya untuk mendukung efektivitas kepemimpinan, pengembangan kinerja, dan pembelajaran berkelanjutan. Teknologi diposisikan sebagai enabler pengambilan keputusan, tanpa mengesampingkan nilai empati, komunikasi, serta kecerdasan emosional dalam kepemimpinan.
Coachee360 memposisikan diri sebagai strategic partner bagi organisasi yang ingin mengintegrasikan coaching sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta jangka panjang. Melalui pendekatan berbasis data dan jalur pengembangan yang personal, platform ini diharapkan mampu mendorong kinerja organisasi secara berkelanjutan. (E-1)
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasiĀ atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Samsung Galaxy S26 resmi meluncur dengan fitur AI canggih seperti Call Screening, Now Nudge, dan Photo Assist. Cek deretan kecanggihan Galaxy AI terbaru di sini.
Sejak resmi beroperasi di Indonesia pada Mei 2025, Dabeeo menunjukkan pertumbuhan pesat lewat kemitraan dengan berbagai grup perkebunan besar.
Peneliti Universitas Tsinghua kembangkan AI ASTERIS untuk deteksi galaksi redup 200 juta tahun pasca-Big Bang. Simak kecanggihan teknologi sensor astronomi ini.
Kawasan ASEAN tengah mendekati titik infleksi krusial, di mana investasi pada AI tumbuh lebih cepat dibandingkan belanja digital secara keseluruhan.
ISO/IEC 42001:2023 ialah standar global yang mengatur sistem manajemen AI, mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan AI.
Di tengah meningkatnya kebutuhan talenta digital, banyak perusahaan, terutama skala kecil dan menengah, masih menghadapi tantangan dalam proses rekrutmen yang memakan waktu dan biaya besar.
Aplikasi manajemen karyawan dari Media Inovasi Indonesia, EATS menggandeng OttoDigital, penyedia solusi digital terpadu, memperkuat transformasi digital bisnis di Indonesia.
Saat ini, 65% perusahaan di Asia Tenggara telah mengadopsi AI, meski 80% di antaranya masih dalam tahap awal implementasi.
Kualitas tenaga kerja pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kepemimpinan, kesehatan mental, serta keberlanjutan kesejahteraan pekerja.
Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2024 telah hadir sebagai forum SDM terbesar tahun ini. Gelaran tersebut diselenggarakan pada 13-15 November 2024 di Jiexpo Kemayoran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved