Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA media sosial terbesar di dunia menghadapi tuduhan serius karena dianggap menciptakan "mesin kecanduan" bagi pengguna di bawah umur. Sidang tengara (landmark trial) ini dimulai di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada Senin waktu setempat, guna menguji dampak kesehatan mental dari penggunaan Instagram dan YouTube terhadap anak-anak.
Dalam argumen pembukaannya, pengacara penggugat Mark Lanier menuding Meta dan YouTube telah merekayasa platform mereka sedemikian rupa demi keuntungan bisnis tanpa mempedulikan risikonya. Kliennya, seorang remaja berinisial K.G.M. (Kaley G.M.), diklaim mengalami gangguan kesehatan mental berat akibat kecanduan media sosial.
"Perusahaan-perusahaan ini membangun mesin yang dirancang untuk membuat otak anak-anak kecanduan, dan mereka melakukannya dengan sengaja," tegas Lanier di depan juri dan Hakim Carolyn B. Kuhl.
Lanier memaparkan sejumlah bukti internal yang jarang terlihat publik, termasuk email tahun 2015 dari CEO Meta, Mark Zuckerberg. Dalam pesan tersebut, Zuckerberg menuntut agar "waktu yang dihabiskan pengguna meningkat sebesar 12%" guna mencapai target bisnis perusahaan.
Selain itu, YouTube dituduh sengaja menargetkan pengguna muda pada platform utama mereka, alih-alih mengarahkan ke YouTube Kids, agar bisa memasang tarif iklan yang lebih tinggi. Lanier menuduh YouTube mencoba mengambil keuntungan dari orang tua yang mencari "layanan pengasuhan anak digital."
Di sisi lain, pengacara Meta dan YouTube membantah kecanduan tersebut murni disebabkan kelalaian perusahaan. Pengacara Meta, Paul Schmidt, meminta juri untuk melihat latar belakang kehidupan pribadi K.G.M. yang dinilai penuh gejolak.
Schmidt menunjukkan catatan medis yang mengungkapkan K.G.M. telah menjalani terapi sejak usia tiga tahun akibat kekerasan domestik, penelantaran, serta perundungan oleh orang tuanya.
"Saya mengakui itu adalah kutipan yang berat," kata Schmidt saat menunjukkan pernyataan K.G.M. mengenai perlakuan ibunya. "Namun dalam kasus yang menyangkut tekanan psikologis, itulah yang harus Anda pertimbangkan."
Sidang yang diperkirakan berlangsung selama enam minggu ini akan menjadi ujian hukum krusial. Hasilnya akan menjadi tolok ukur bagi ribuan kasus serupa yang diajukan oleh keluarga, jaksa negara bagian, hingga distrik sekolah di seluruh Amerika Serikat.
Daftar saksi yang akan dihadirkan pun tidak main-main. Tokoh besar seperti Mark Zuckerberg (Meta), Adam Mosseri (Instagram), dan Neal Mohan (YouTube) dijadwalkan memberikan kesaksian. Juri juga diharapkan mendengar keterangan dari para mantan karyawan Meta yang kini menjadi whistleblower terkait isu kecanduan ini.
Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut tetap pada pendiriannya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas konten pihak ketiga di bawah hukum federal. Sementara itu, Snapchat dan TikTok dilaporkan telah mencapai kesepakatan damai dengan pihak K.G.M. bulan lalu dan tidak lagi menjadi tergugat dalam kasus ini. (BBC/Z-2)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Blackpink resmi comeback dengan MV GO dan mini album Deadline. Simak detail konsep futuristik dan rekor 100 juta subscribers YouTube mereka di sini.
Konten ini biasanya berbentuk video, tetapi juga bisa mencakup siaran langsung, Shorts, dan postingan komunitas.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Youtube akhirnya resmi meluncurkan aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro, setelah dinantikan selama dua tahun.
YouTube Music mulai membatasi akses lirik lagu untuk pengguna akun gratis. Perubahan besar ini menarik perhatian media teknologi dan pengguna di seluruh dunia.
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Meta akan memberhentikan sekitar 600 pegawai di divisi kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari restrukturisasi besar untuk mempercepat inovasi dan efisiensi.
Meta diperkirakan luncurkan generasi baru kacamata pintar bertenaga AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved