Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksian dalam sidang penting di Pengadilan Tinggi Los Angeles terkait dampak media sosial terhadap keamanan anak dan remaja. Dalam persidangan yang disebut-sebut sebagai momen "Big Tobacco" bagi industri teknologi ini, Zuckerberg mengungkap upayanya merangkul rival korporat demi kesejahteraan pengguna muda.
Pengacara pembela, Paul Schmidt, membeberkan pertukaran email antara Zuckerberg dan CEO Apple, Tim Cook, pada Februari 2018. Zuckerberg mengklaim inisiatif tersebut menunjukkan sikap proaktifnya terhadap isu keamanan.
"Saya merasa ada peluang yang bisa dilakukan oleh perusahaan kami dan Apple, dan saya ingin membicarakan hal itu dengan Tim," ujar Zuckerberg saat menjelaskan niatnya membahas kesejahteraan remaja kepada Cook.
Sidang juga menyoroti dampak fitur filter kecantikan yang diduga mempromosikan standar kecantikan tidak realistis dan operasi kosmetik. Zuckerberg dicecar pertanyaan mengenai keputusannya mencabut larangan filter tersebut, meski ada peringatan dari para ahli.
Sebuah studi dari Universitas Chicago yang melibatkan 18 pakar menyatakan bahwa filter wajah berdampak negatif pada kesehatan mental remaja putri. Namun, Zuckerberg membela keputusannya dengan alasan kebebasan berekspresi.
"Saya benar-benar ingin berpihak pada memberikan kemampuan bagi orang-orang untuk mengekspresikan diri mereka," tegas Zuckerberg.
Ia juga mengakui sempat menyebut larangan filter tersebut sebagai tindakan yang "paternalistik" atau terlalu mengatur. Meski wakil presiden desain produk Meta, Margaret Stewart, secara internal tidak setuju dengan langkah tersebut, Zuckerberg mengeklaim tidak ada bukti kausalitas yang cukup kuat untuk mendukung kekhawatiran para ahli.
Salah satu poin panas dalam persidangan adalah tuduhan Meta sengaja membuat target untuk meningkatkan durasi penggunaan aplikasi. Dokumen internal menunjukkan sasaran untuk menaikkan waktu harian pengguna menjadi 40 menit pada 2023 dan 46 menit pada 2026.
Zuckerberg membantah hal tersebut sebagai tujuan utama perusahaan dan menyebut angka-angka tersebut hanyalah aspirasi atau tolok ukur internal terhadap kompetitor.
Terkait isu pengguna di bawah usia 13 tahun, pengadilan mengungkap data terdapat sekitar 4 juta anak di bawah umur yang menggunakan platform tersebut di AS. Zuckerberg berargumen banyak pengguna berbohong soal usia saat mendaftar. Meta berkomitmen menghapus akun-akun tersebut jika teridentifikasi.
Suasana sempat menegang ketika Hakim Carolyn B. Kuhl mengancam akan menjatuhkan hukuman bagi siapa pun yang menggunakan kacamata pintar berbasis AI selama persidangan. Hal ini dipicu oleh tertangkapnya tim pengawal Zuckerberg yang mengenakan kacamata Meta Ray-Ban AI sesaat sebelum memasuki gedung.
"Jika Anda melakukan itu, Anda harus menghapusnya, atau Anda akan dianggap menghina pengadilan," tegas Hakim Kuhl, mengingatkan larangan merekam di dalam ruang sidang.
Sidang ini merupakan satu dari rangkaian gugatan besar terhadap raksasa teknologi seperti Meta, YouTube, TikTok, dan Snap. Perusahaan-perusahaan ini dituduh menyesatkan publik mengenai keamanan layanan mereka dan sengaja mendesain fitur yang merusak kesehatan mental generasi muda. (CNBC/Z-2)
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Sebelum meninggal di usia 48 tahun, James Van Der Beek meninggalkan pesan menyentuh tentang cinta dan keluarga di Instagram.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved