Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM properti yang menjadi penghubung customer dengan developer, Linktown, menargetkan revenue sebesar Rp200 miliar dari pembukaan kantor cabang baru mereka di Bandung. Meskipun kondisi geopolitik timur tengah sedang memanas, Linktown optimis hal tersebut tidak terlalu berimbas pada sektor properti, khususnya di Indonesia.
Founder & Vice President Linktown Swandy Sutanto pihaknya tetap optimis dengan kondisi pasar properti sepanjang 2024. Bahkan, dengan dibukanya kantor cabang di Bandung diyakini membawa peluang bisnis yang cukup besar, baik dari sisi omzet penjualan maupun pengembangan ke arah branding positioning Linktown.
"Kami menerima banyak permintaan dari konsumen di Bandung, yang mendorong mereka untuk melakukan analisis lebih lanjut. Meskipun telah melakukan kegiatan bisnis di Bandung selama setahun terakhir, keputusan untuk membuka kantor baru di kota tersebut baru diambil setelah hasil analisis mereka terbukti memuaskan," ungkap Swandy saat dihubungi, Jumat (3/5).
Baca juga : Living World Buka Gerai di Kota Wisata Cibubur
Dengan membuka kantor cabang di Bandung, mereka memiliki beberapa target yang ingin dicapai. Pertama, mereka ingin mendominasi pasar Bandung dan sekitarnya dengan bekerja sama dengan semua pengembang di Bandung serta meningkatkan keberadaan Linktown. Kedua, mereka berusaha meningkatkan omzet penjualan Linktown di kawasan Bandung. Ketiga, mereka terus berupaya untuk menguasai pasar sekunder di Bandung.
"Selain itu, kami sedang merancang strategi baru untuk mengembangkan pasar hipotek dari segi pengambilan alih, penambahan dana, dan pinjaman multiguna dengan bekerja sama dengan bank mitra kami melalui platform website kami: linktown.co.id," jelasnya.
Adri Leorensius, Kepala Wilayah Linktown Bandung, menjelaskan bahwa konsumen di Bandung dan sekitarnya memiliki karakteristik yang berbeda dengan Jabodetabek, dengan daya beli yang cukup tinggi dan banyak pengembang lokal yang aktif di daerah tersebut.
Baca juga : Perluas Jangkauan Pasar, GadingPro Gandeng Marketplace Properti
"Dengan perkembangan infrastruktur seperti Kereta Api Jakarta-Bandung Whoosh, serta posisi Bandung sebagai tujuan pariwisata, kami tidak hanya menargetkan pasar lokal Bandung, tetapi juga pasar di Jakarta dan luar Bandung, terutama para investor yang mencari pengembalian investasi yang menguntungkan," ungkap Adri Leorensius.
Untuk memasarkan properti di Bandung, Linktown menggunakan kekuatan pemasaran digital, khususnya dengan menciptakan konten-konten menarik melalui platform Meta. Akun Instagram @linktown.bandung bahkan telah menjangkau lebih dari tiga juta akun.
Di samping itu, Linktown juga mengembangkan situs web linktown.co.id yang memiliki kemampuan untuk menjangkau pasar yang berbeda dengan platform Meta.
Baca juga : Ekspansi ke Surabaya, Linktown Resmikan Kantor Cabang ke-12
"Semua ini dapat menghasilkan prospek berkualitas. Oleh karena itu, kami siap untuk bekerja sama dengan semua pengembang di Bandung dan sekitarnya untuk meningkatkan penjualan secara signifikan melalui pendekatan Linktown," tambahnya.
Linktown juga memiliki tim penjualan yang dapat membantu pelanggan dalam memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan mereka serta membantu dalam proses KPR. Saat ini, total agen di Bandung sekitar 20 orang dan akan terus bertambah.
Sementara itu, Founder dan Vice President Linktown Juniarki Davin mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa pengembang besar yang bekerja sama dengan Linktown. Sebut saja Kota Baru Parahyangan, Summarecon, dan Agung Podomoro. Linktown juga sudah bekerja sama dengan lebih dari 20 developer lokal di Bandung.
”Untuk kantor cabang Bandung, kami optimistis bisa mencetak revenue
sebesar Rp200 miliar setiap tahun. Sementara target revenue Linktown tahun 2024 setelah pembukaan kantor cabang di Bandung berkisar Rp3,1 triliun," jelas Juniarki.
Tahun ini, Linktown berencana membuka kantor cabang baru di tiga kota besar, seperti di Makassar, Medan, dan Denpasar. Saat ini Linktown tengah melakukan analisa dengan mencoba memulai pemasaran di Makassar, untuk mengetahui potensi bisnis di Kota Anging Mammiri tersebut. (Z-10)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved