Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia kembali menyerukan semua pihak untuk menahan diri menyusul serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang direspons dengan serangan balasan Teheran sehingga menimbulkan ketegangan di kawasan Teluk yang tak kunjung reda.
Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, menyusul laporan dari berbagai perwakilan RI di Timur Tengah, Indonesia menyampaikan lagi keprihatinan mendalam atas meluasnya ketegangan serta dampaknya di kawasan tersebut.
“Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran,” menurut keterangan tertulis Kemlu RI melalui media sosial X, dipantau di Jakarta, Senin.
Seruan kemudian dilanjutkan “kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania”.
Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah suatu negara.
Selain mendorong para pihak untuk menahan diri, Indonesia turut mendesak supaya ketegangan segera diredakan serta langkah-langkah negosiasi melalui dialog dan diplomasi kembali ditempuh.
Di samping itu, pemerintah Indonesia mengintensifkan pemantauan terhadap para WNI yang berada di negara-negara kawasan Teluk serta senantiasa menjalankan langkah kontingensi dan evakuasi apabila diperlukan.
“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI di kawasan dan telah menyiapkan langkah kontingensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara,” demikian Kemlu RI.
Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan brutal terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di sejumlah negara Teluk.
Dalam merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, Indonesia, juga pada 28 Februari menyatakan kesiapan memfasilitasi perundingan antara pihak-pihak berkonflik agar kondisi keamanan yang kondusif di kawasan dapat tercipta kembali.
Sementara itu, Kemlu RI memastikan tahap pertama evakuasi 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran telah dimulai pada Jumat (6/3) melalui Azerbaijan, dan akan tiba pekan ini. (Ant/P-3)
TIM nasional Iran menunjukkan duka mendalam atas tragedi kemanusiaan di negaranya. Para pemain mengenakan ban hitam di lengan dan membawa tas sekolah saat lagu kebangsaan dikumandangkan.
Menlu Iran Abbas Araghchi laporkan 600 sekolah hancur dan 1.000 siswa-guru jadi korban serangan AS-Israel. Simak detail pidatonya di Dewan HAM PBB Jenewa.
Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
Menurut pihak Iran, para korban merupakan anak-anak yang berada di sekolah untuk belajar dan mempersiapkan masa depan mereka.
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Kondisi tersebut membuat banyak negara berpotensi terseret ke dalam situasi ekonomi dan politik yang lebih sulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved